Headline.co.id, Mamuju ~ Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta, menegaskan kembali komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat, khususnya perempuan dan anak, dari tindak kejahatan. Pernyataan ini disampaikan setelah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama sepekan terakhir. Irjen Pol. Adi menyoroti kasus kekerasan seksual yang terjadi di wilayah hukum Polda Sulbar dan memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajarannya.
Kapolda menekankan bahwa tidak ada kompromi bagi pelaku kejahatan terhadap perempuan dan anak. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan terhadap perempuan dan anak. Tindakan tegas akan diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat,” jelas Kapolda, seperti dikutip dari RRI, Senin (27/4/26).
Menurut Kapolda, salah satu tantangan dalam penanganan kasus kekerasan seksual adalah korban yang enggan melapor karena khawatir akan dampak sosial terhadap keluarganya. “Ini menjadi perhatian serius bagi kami untuk menciptakan lingkungan yang mendukung korban agar berani melapor,” ungkapnya.
Kapolda Sulbar menegaskan pentingnya peran kepolisian dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, serta memastikan bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan serius.




















