Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sedang memperkuat persiapan untuk menghadapi evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat tahun ini. Saat ini, Aceh Barat berada pada kategori Pratama dan menargetkan peningkatan status minimal ke kategori Madya. Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, saat membuka rapat gugus tugas KLA pada Rabu, 1 April 2026.
Said Fadheil menekankan bahwa evaluasi ini merupakan momen penting bagi seluruh perangkat daerah untuk memperkuat komitmen dan sinergi lintas sektor dalam memenuhi indikator Kabupaten Layak Anak. “Untuk naik ke predikat Nindya, kita butuh kerja yang lebih optimal, sinergi lintas sektor yang kuat, serta pemenuhan seluruh indikator yang didukung oleh data akurat dan terverifikasi,” ujar Said Fadheil.
Ia menegaskan bahwa peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat menentukan keberhasilan evaluasi, mulai dari kebijakan dan program yang responsif terhadap hak anak, layanan pendidikan dan kesehatan ramah anak, perlindungan dari kekerasan, hingga penyediaan data terpilah yang valid. “Setiap capaian harus dapat dibuktikan. Jangan bekerja sendiri-sendiri, tetapi harus terkoordinasi dan terarah,” tegasnya.
Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar satu bulan, Wakil Bupati menyatakan akan melakukan pengawasan intensif terhadap seluruh proses dan perkembangan kegiatan gugus tugas. Ia bahkan memastikan akan membuka grup WhatsApp untuk memantau langsung progres persiapan di setiap sektor. “Saya akan buka grup WhatsApp untuk memonitor langsung kegiatan ini. Dengan waktu yang sangat singkat, hanya satu bulan lagi, kita harus mencapai hasil maksimal. Saya akan memberi atensi penuh untuk kegiatan ini. Bila ini berhasil maka ini menjadi keberhasilan bersama, namun bila gagal, itu merupakan kegagalan kami,” ujarnya.
Menurut Said Fadheil, peningkatan status KLA merupakan target yang realistis dan dapat dicapai apabila seluruh tahapan dijalankan secara optimal. “Kesiapan harus menyeluruh, mulai dari evaluasi mandiri sampai verifikasi lapangan. Data harus valid, indikator terpenuhi, dan program berdampak langsung. Dengan kerja bersama, Aceh Barat insyaAllah dapat naik ke kategori Madya,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DP3AKB Aceh Barat, Mulyani, menyampaikan bahwa Aceh Barat hingga kini masih berada pada kategori Pratama. Oleh karena itu, penyamaan persepsi dan penguatan koordinasi antaranggota gugus tugas menjadi kunci utama dalam menghadapi penilaian. Ia juga memaparkan tahapan evaluasi KLA yang meliputi evaluasi mandiri, verifikasi administrasi, peninjauan ulang administrasi, hingga verifikasi lapangan.





















