Headline.co.id, Sumenep ~ Pemerintah memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Sumenep untuk mempercepat pemerataan infrastruktur di daerah. Proyek ini bertujuan membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi dan meningkatkan mobilitas masyarakat. Peletakan batu pertama dilakukan secara virtual bersama Pangdam V/Brawijaya, sementara pelaksanaan di Sumenep dipusatkan di Dusun Palian, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, pada Senin (30/3/2026).
Komandan Kodim 0827/Sumenep, Citra Persada, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan di wilayah tersebut mencakup dua titik strategis, yaitu jembatan gantung di Dusun Palian dan jembatan beton di Dusun Jutengan Laok. “Di Kabupaten Sumenep ada dua titik pembangunan, yaitu jembatan gantung dan jembatan beton di Desa Ambunten Tengah,” ujarnya.
Program Jembatan Garuda merupakan inisiatif pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang difokuskan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama di daerah dengan akses terbatas. Dalam pelaksanaannya, pendekatan padat karya diterapkan dengan melibatkan masyarakat setempat, khususnya pada pekerjaan nonteknis seperti pengangkutan material dan kegiatan gotong royong.
“Pembangunan ini melibatkan masyarakat melalui pola padat karya, sehingga selain mempercepat pembangunan, juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga,” jelas Citra Persada. Sementara itu, untuk aspek teknis seperti konstruksi pondasi dan pemasangan kabel utama, pengerjaan tetap melibatkan tenaga ahli guna memastikan kualitas dan keamanan jembatan.
Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan. Namun, pelaksana di lapangan berupaya mempercepat proses agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. “Targetnya dua sampai tiga bulan, tapi kami upayakan secepat mungkin agar jembatan ini segera digunakan,” tambahnya.
Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses pendidikan dan layanan dasar bagi warga. Pemerintah juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur tersebut. “Kami berharap masyarakat ikut memelihara agar jembatan ini tetap aman dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan wilayah, Kabupaten Sumenep diharapkan semakin terkoneksi dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.























