Headline.co.id, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Melalui Dinas Perumahan ~ Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) terus berupaya meningkatkan penerangan jalan umum (PJU) demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, termasuk di area perbatasan. Salah satu langkah yang diambil adalah pemasangan lampu ikonik Mliwis Putih di Jembatan Terusan Bojonegoro–Tuban (TBT), yang menghubungkan Kecamatan Kanor di Bojonegoro dengan Kecamatan Rengel di Tuban. Hingga saat ini, sebanyak 14 titik lampu ikonik telah dipasang di kawasan tersebut.
Keberadaan lampu ikonik ini tidak hanya memperindah tampilan perbatasan, tetapi juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi baru di sekitar jembatan. Dengan meningkatnya aktivitas warga, kawasan taman di sekitar Jembatan TBT mulai berkembang menjadi pusat ekonomi baru. Lampu LED putih berdaya 90 watt yang dipasang di lokasi tersebut berfungsi sebagai elemen estetika sekaligus mendukung aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari.
Pemasangan lampu ini diharapkan dapat membuka simpul ekonomi baru antarwilayah, meningkatkan keamanan di area sekitar jembatan dan rest area, serta memberikan kenyamanan bagi pemudik yang melintas. Kepala Bidang PJU DPKPCK Bojonegoro, Sarifuddin, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyisiran dan perawatan lampu jalan secara intensif, tidak hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga di sepanjang jalan nasional.
“Penanganan lapangan mengutamakan faktor cuaca,” ujar Sarifuddin di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (25/3/2026). Ia menjelaskan bahwa tim teknis PJU Pemkab Bojonegoro saat ini menangani sekitar 17.000 titik lampu yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Dari jumlah tersebut, sekitar 3.000 lampu mendapatkan pemeliharaan rutin setiap tahun.
Menurut Sarifuddin, setiap tim teknis bertanggung jawab menangani lima kecamatan, dan layanan perbaikan tetap dilakukan pada akhir pekan untuk memastikan penerangan jalan tetap optimal. Selain itu, selama masa cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah, petugas piket PJU juga tetap disiagakan, terutama untuk wilayah perkotaan dan titik-titik strategis yang menjadi jalur aktivitas masyarakat.
“Petugas piket PJU tetap siap selama cuti Hari Raya Idulfitri, terutama di wilayah kota. Kami tetap menerima dan menangani pengaduan dari masyarakat agar suasana Lebaran tetap nyaman,” tambahnya. Melalui penguatan penerangan jalan dan penataan kawasan strategis, Pemkab Bojonegoro berharap keamanan, kenyamanan, serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus meningkat, terutama di kawasan yang menjadi simpul mobilitas antarwilayah.





















