Headline.co.id, Jakarta ~ Pada Kamis, 19 Maret 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia mengadakan Upacara Kenaikan Pangkat untuk Perwira Tinggi (Pati) Polri di Rupatama Mabes Polri. Dalam upacara tersebut, sebanyak 47 personel Polri mendapatkan kenaikan pangkat. Dari jumlah tersebut, satu personel naik ke pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen) Pol, 14 personel naik ke pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Pol, dan 32 personel naik ke pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen) Pol. Selain itu, dua personel menerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).
Kenaikan pangkat tertinggi diraih oleh Komjen Pol Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Kalemdiklat Polri. Beberapa perwira yang naik ke pangkat Irjen Pol lain Irjen Pol Alfred Papare, yang menjabat sebagai Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Moffan Moedji Kawanti, Auditor Kepolisian Utama Tk. I Itwasum Polri, dan Irjen Pol Asep Guntur Rahayu, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK RI.
Pada kenaikan pangkat Brigjen Pol, terdapat sejumlah perwira yang menduduki jabatan strategis di tingkat Mabes Polri maupun di wilayah, termasuk Brigjen Pol Jermias Rontini, Kapolda Papua Tengah, dan Brigjen Pol Muhajir, Wakapolda Papua. Dua personel yang menerima kenaikan pangkat luar biasa ke Brigjen Pol adalah Brigjen Pol Sambas Kurniawan dan Medyanta.
Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyatakan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, kinerja, dan pengabdian para perwira tinggi Polri. “Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas Polri.
Ia menambahkan bahwa Polri berharap para perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat dapat terus memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung transformasi Polri yang Presisi. Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting dalam pembinaan karier serta penguatan organisasi Polri ke depan.






















