Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atau BKKBN telah mendirikan posko layanan keluarga di jalur mudik 2026. Posko ini bertujuan untuk mendukung fungsi agama, cinta kasih, dan perlindungan dengan menjaga kesehatan selama perjalanan. Posko tersebut tersebar di 31 provinsi dan berfungsi sebagai tempat singgah bagi pemudik untuk beristirahat serta mendapatkan layanan konsultasi keluarga dan informasi kesehatan reproduksi.
Mendukbangga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, menyatakan di Jakarta pada Senin bahwa kehadiran posko layanan keluarga ini merupakan bentuk dukungan pemerintah agar perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan tetap memperhatikan kesehatan keluarga. “Kami berharap posko ini dapat membantu masyarakat dalam perjalanan mudik mereka,” ujar Mendukbangga, Senin (16/3/2026).
Posko layanan keluarga ditempatkan di berbagai titik yang sering dilalui pemudik selama arus mudik dan arus balik Lebaran, seperti terminal, bandara, stasiun, pelabuhan, serta ruas jalur strategis lainnya. Sebagian besar posko ini bergabung dengan Posko Ketupat yang dikelola oleh Polri. Melalui kolaborasi ini, pemudik tidak hanya mendapatkan pengamanan lalu lintas dari aparat kepolisian, tetapi juga bisa memanfaatkan layanan konsultasi keluarga, edukasi kesehatan reproduksi, hingga informasi pelayanan kontrasepsi bagi pasangan usia subur. “Kami ingin memastikan bahwa pemudik mendapatkan layanan yang mereka butuhkan,” ungkap Mendukbangga.
Pemudik yang ingin memanfaatkan layanan tersebut cukup mendatangi lokasi posko layanan keluarga yang tersedia di jalur mudik. Petugas di posko akan membantu mengarahkan masyarakat sesuai dengan kebutuhan layanan yang dibutuhkan, mulai dari konsultasi keluarga, edukasi kesehatan reproduksi, hingga informasi pelayanan kontrasepsi. Layanan posko mudik Kemendukbangga/BKKBN ini mulai beroperasi pada 16 Maret 2026 pukul 08.00–15.00. Untuk memastikan ketersediaan layanan, masyarakat diimbau memantau secara berkala informasi jadwal operasional posko karena waktu pelayanan di masing-masing lokasi dapat berbeda. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru terkait jadwal operasional posko,” terang Mendukbangga.



















