Headline.co.id, Palangka Raya ~ Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, bersama Wakil Wali Kota, Achmad Zaini, melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran di Jalan Murjani, Gang Suka Maju, RT 03/04 RW VI, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, pada Jumat (13/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, mereka memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak dan memastikan bahwa pemerintah siap membantu proses pemulihan pasca kebakaran.
Fairid Naparin berdialog langsung dengan warga untuk mendengar aspirasi mereka serta memantau kondisi kesehatan para korban. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyiapkan bantuan dana stimulan bagi rumah warga yang terdampak kebakaran. “Sesuai aturan, untuk kebakaran di bawah 25 pintu, bantuan stimulan rumah dianggarkan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Besarannya yaitu rusak berat Rp12 juta, rusak sedang Rp7,5 juta, dan rusak ringan Rp5 juta,” ujarnya di lokasi.
Saat ini, proses bantuan masih dalam tahap verifikasi data. Fairid meminta camat, lurah, serta perangkat RT/RW untuk segera membantu proses administrasi warga agar bantuan dapat segera dicairkan. Ia juga menyebut adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk membantu para korban.
Pemerintah daerah juga akan memberikan bantuan lanjutan melalui dinas terkait. Bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak akan disalurkan melalui Dinas Pendidikan, sementara kebutuhan peralatan rumah tangga akan dikoordinasikan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian.
Terkait dokumen penting yang ikut terbakar seperti akta kelahiran dan buku nikah, Fairid meminta warga tidak khawatir karena dokumen tersebut dapat diurus kembali melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. “Segala proses administrasi kependudukan akan kita tindak lanjuti. Warga bisa melapor secara kolektif melalui RT/RW dan kelurahan untuk dikoordinasikan dengan Disdukcapil,” jelasnya.
Fairid juga menekankan pentingnya upaya pencegahan kebakaran sejak dini. Ia mengimbau setiap lingkungan RT membentuk relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) mandiri untuk membantu penanganan awal apabila terjadi kebakaran. “Sarana dan prasarana memang penting, tetapi edukasi serta kesadaran masyarakat jauh lebih utama. Kita ingin mencegah agar kebakaran tidak terjadi, bukan hanya siap saat api sudah membesar,” imbuhnya.



















