Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kasus Penipuan Digital di Indonesia Berpotensi Pengaruhi Iklim Investasi

Aditya by Aditya
3 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
419 4
A A
0
Kasus Penipuan Digital di Indonesia Berpotensi Pengaruhi Iklim Investasi
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Kasus penipuan digital di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru dari Indonesia Anti Scam Center (IASC) mengungkapkan kerugian mencapai sekitar Rp9,1 triliun. Laporan ini didasarkan pada 432.637 laporan yang diterima dalam periode 22 November 2024 hingga 11 Januari 2026. Angka kerugian yang besar ini tidak hanya berdampak pada kerugian finansial masyarakat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap perkembangan ekonomi digital yang sedang tumbuh di Indonesia.

Yudistira Hendra Permana, S.E., M.Sc., Ph.D., dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM, menyatakan bahwa besarnya kerugian akibat penipuan digital dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap keamanan transaksi digital. Menurutnya, pemberitaan yang marak mengenai kasus penipuan berskala besar dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap risiko dalam aktivitas ekonomi digital. “Dengan adanya skala kasus fraud yang diberitakan, masyarakat yang risk averse akan melihat risiko transaksi digital bukan lagi kemungkinan kecil, melainkan sebagai ancaman yang lebih nyata dan lebih mungkin menimpa diri mereka,” ujarnya pada Jumat (13/3).

You might also like

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

15 June 2026
Tim UGM Menyimpulkan Titik Api di Seyegan Disebabkan Residu Kebakaran

Tim UGM Menyimpulkan Titik Api di Seyegan Disebabkan Residu Kebakaran

15 June 2026

Perubahan persepsi ini, menurut Yudistira, dapat mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi online. Hal ini bisa mengakibatkan pengurangan frekuensi transaksi digital atau pembatasan nominal transaksi saat membeli barang atau jasa secara daring. Dalam skala yang lebih luas, kecenderungan ini berpotensi memengaruhi perkembangan ekosistem ekonomi digital yang sangat bergantung pada tingkat kepercayaan pengguna. “Ketika kepercayaan melemah, partisipasi masyarakat dalam aktivitas ekonomi digital juga dapat ikut menurun,” tambahnya.

Yudistira menekankan bahwa dampak dari penurunan kepercayaan ini tidak hanya terasa dalam jangka pendek melalui penurunan aktivitas transaksi, tetapi juga dapat memengaruhi transformasi ekonomi digital dalam jangka panjang. “Dalam konteks makro, pelemahan kepercayaan terhadap mekanisme transaksi digital dapat menahan laju pendalaman keuangan digital, mengurangi efisiensi transaksi, dan memperlambat transformasi ekonomi menuju sistem yang lebih produktif dan terdigitalisasi,” jelasnya.

Selain memengaruhi perilaku konsumen, meningkatnya kasus penipuan digital juga menimbulkan konsekuensi ekonomi bagi perusahaan di sektor digital. Yudistira menyatakan bahwa perusahaan harus mengalokasikan sumber daya tambahan untuk memperkuat sistem keamanan guna melindungi pengguna dari potensi penipuan. Upaya ini meliputi pengembangan teknologi keamanan, sistem verifikasi transaksi, pemantauan aktivitas pengguna, hingga peningkatan edukasi kepada konsumen.

Yudistira mengakui bahwa upaya perlindungan konsumen ini membuat sebagian sumber daya perusahaan yang seharusnya digunakan untuk ekspansi bisnis atau inovasi justru dialihkan untuk menangani risiko penipuan. “Ketika fraud meningkat, perusahaan harus mengeluarkan lebih banyak sumber daya untuk sistem keamanan, verifikasi, pemantauan, hingga penanganan sengketa. Akibatnya, sumber daya yang seharusnya digunakan untuk ekspansi atau inovasi justru dialihkan untuk pencegahan dan penanganan fraud,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi bahwa maraknya penipuan digital juga menciptakan berbagai biaya ekonomi tidak langsung. Ketika tingkat risiko meningkat, pengguna cenderung lebih ragu untuk bertransaksi, sementara pelaku usaha menjadi lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas bisnis di ruang digital. Dampak ini juga dapat memengaruhi cara investor memandang ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Hal ini menjadi semakin relevan mengingat Indonesia menempati peringkat kedua dalam risiko penipuan digital menurut Global Fraud Index.

“Peringkat tersebut dapat menjadi pertimbangan penting bagi investor, khususnya di sektor teknologi finansial dan perdagangan elektronik. Investor tidak hanya melihat potensi pasar yang besar, tetapi juga menilai tingkat keamanan ekosistem digital dalam mempertahankan pertumbuhan pengguna dan stabilitas transaksi,” katanya.

Yudistira menjelaskan bahwa meningkatnya risiko penipuan dapat membuat investor memperhitungkan tambahan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk memperkuat keamanan sistem serta menangani potensi sengketa dengan pengguna. “Ketika risiko fraud dianggap tinggi, investor dapat menilai bahwa biaya keamanan, penanganan sengketa, dan potensi reputasi buruk juga meningkat. Hal ini dapat mendorong investor meminta risk premium yang lebih tinggi atau bahkan menekan valuasi perusahaan,” jelasnya.

Meski demikian, Yudistira menilai kondisi tersebut tidak serta-merta membuat Indonesia kehilangan daya tarik sebagai pasar ekonomi digital. Ia menekankan bahwa respons dari pemerintah dan regulator menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor. Jika pemerintah mampu menunjukkan penguatan regulasi, peningkatan keamanan digital, serta perlindungan konsumen yang lebih kuat, investor masih dapat melihat Indonesia sebagai pasar yang tetap menjanjikan meskipun menghadapi risiko yang cukup tinggi saat ini.

Di sisi lain, Yudistira juga menyoroti bahwa meningkatnya penipuan digital menunjukkan adanya jaringan kejahatan yang semakin terorganisasi secara global. Menurutnya, penipuan digital bukan bagian dari ekonomi formal yang sah, tetapi merupakan ekonomi ilegal yang memanfaatkan berbagai infrastruktur ekonomi formal untuk menjalankan operasinya. Ia menjelaskan bahwa jaringan penipuan sering menggunakan berbagai sarana yang secara formal legal, seperti rekening bank, penyedia layanan pembayaran, platform digital, hingga perusahaan cangkang, untuk menyamarkan aktivitas mereka.

Selain itu, kerugian besar akibat penipuan online juga dapat dipahami sebagai bentuk kebocoran ekonomi dalam ekosistem digital nasional. Dana yang seharusnya berputar dalam aktivitas ekonomi domestik justru beralih ke jaringan kriminal, termasuk yang beroperasi lintas negara. “Dalam arti luas, ini bisa dianggap sebagai economic leakage karena sebagian nilai ekonomi yang seharusnya berputar dalam ekosistem digital justru keluar dari sirkulasi produktif domestik dan mengalir ke jaringan kriminal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ketika dana hasil penipuan dipindahkan ke rekening luar negeri, dikonversi menjadi aset kripto, atau dicuci melalui jaringan keuangan ilegal, nilai ekonomi tersebut menjadi semakin sulit untuk kembali ke dalam sistem ekonomi formal. Fenomena ini menunjukkan bahwa upaya penanganan penipuan digital tidak hanya membutuhkan peningkatan keamanan teknologi, tetapi juga penguatan literasi digital masyarakat serta kerja sama lintas negara untuk mengatasi jaringan kejahatan siber yang semakin kompleks.

Tags: Berita JogjaHeadlineIndonesiaJogjaKasus
Aditya

Aditya

Related Stories

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

by Ari Wibowo muhammad
15 June 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu oleh Komisi II DPR saat ini dianggap tidak akan efektif dalam menciptakan...

Tim UGM Menyimpulkan Titik Api di Seyegan Disebabkan Residu Kebakaran

Tim UGM Menyimpulkan Titik Api di Seyegan Disebabkan Residu Kebakaran

by Dwina
15 June 2026
0

Headline.co.id, Medan ~ Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menyelesaikan penyelidikan terkait kemunculan...

Ilustrasi pelaksanaan PPDB Jakarta 2026 melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) DKI Jakarta Tahun Ajaran 2026/2027. Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyiapkan 245.980 kursi bagi murid baru di sekolah negeri, SPMB Bersama, dan program Sekolah Swasta Gratis. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring dan tidak dipungut biaya. (Ilustrasi: Headline.co.id)

PPDB Jakarta 2026 Dibuka, Disdik DKI Siapkan 245.980 Kursi dan Pastikan SPMB Gratis Tanpa Pungutan

by Hendrawan
15 June 2026
0

Highlight Berita PPDB Jakarta 2026 : PPDB Jakarta 2026 resmi dibuka mulai 15 Juni 2026 melalui Sistem Penerimaan Murid Baru...

UGM Kolaborasi dengan Akademisi 3T untuk Tingkatkan Publikasi Inklusif

UGM Kolaborasi dengan Akademisi 3T untuk Tingkatkan Publikasi Inklusif

by Ari Wibowo muhammad
13 June 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) telah terpilih sebagai pusat program Cultivating the Humanities and Social Sciences and Supporting...

Reza, Cucu Tukang Parkir dari Sendowo, Raih Kesempatan Kuliah Gratis di UGM

Reza, Cucu Tukang Parkir dari Sendowo, Raih Kesempatan Kuliah Gratis di UGM

by wahyu
13 June 2026
0

Headline.co.id, Muhammad Novareza Sayyid Pratama ~ seorang remaja berusia 19 tahun dari Sendowo, Mlati, Sleman, berhasil diterima di Universitas Gadjah...

UGM Terima 4.480 Mahasiswa Baru Melalui Jalur UM UGM CBT

UGM Terima 4.480 Mahasiswa Baru Melalui Jalur UM UGM CBT

by Fajar
13 June 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menerima 4.480 calon mahasiswa baru melalui jalur Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Gubernur Sumbar Pastikan Bantuan Banjir Lebih Cepat Tersalurkan

Gubernur Sumbar Pastikan Bantuan Banjir Lebih Cepat Tersalurkan

5 December 2025
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangannya usai melepas bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk Palestina di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta

Pemerintah Indonesia Mengirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina: Tahap Pertama Sudah Berangkat

4 November 2023
Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Eny Supartini (baju hitam dengan rompi cokelat) menyerahkan bantuan berupa dana siap pakai kepada Pemerintah Kabupaten Kupang

Bencana Gempa NTT Membuat BNPB Serahkan Dana dan Bantuan Darurat ke Kabupaten Kupang

4 November 2023
Real Madrid Raih Kemenangan Tipis atas Sevilla 1-0

Real Madrid Raih Kemenangan Tipis atas Sevilla 1-0

19 May 2026
KemenPPPA Luncurkan Simfoni PPA Versi 3 untuk Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak

KemenPPPA Luncurkan Simfoni PPA Versi 3 untuk Tangani Kekerasan Perempuan dan Anak

19 January 2026
BNPB: 1.189 Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

BNPB: 1.189 Korban Jiwa Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera

14 January 2026
Ketersediaan Pangan di Pontianak Stabil Pasca Idulfitri

Ketersediaan Pangan di Pontianak Stabil Pasca Idulfitri

16 April 2026

Artikel Terbaru

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

15 June 2026
Tim UGM Menyimpulkan Titik Api di Seyegan Disebabkan Residu Kebakaran

Tim UGM Menyimpulkan Titik Api di Seyegan Disebabkan Residu Kebakaran

15 June 2026
Ribuan Pelari Ramaikan BTN Jakarta International Marathon 2026

Ribuan Pelari Ramaikan BTN Jakarta International Marathon 2026

15 June 2026
Menteri Agama Konsolidasikan Imam Masjid di Makassar untuk Moderasi dan Perdamaian

Menteri Agama Konsolidasikan Imam Masjid di Makassar untuk Moderasi dan Perdamaian

15 June 2026
Timnas Australia Taklukkan Turki 2-0 di Piala Dunia 2026

Timnas Australia Taklukkan Turki 2-0 di Piala Dunia 2026

15 June 2026
Jerman Menang Telak 7-1 atas Curacao di Piala Dunia 2026

Jerman Menang Telak 7-1 atas Curacao di Piala Dunia 2026

15 June 2026
New York Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun dengan Juara NBA 2026

New York Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun dengan Juara NBA 2026

15 June 2026

Popular Story

Pemain Timnas Swedia merayakan gol dalam laga Grup F Piala Dunia 2026 melawan Tunisia di Estadio BBVA, Monterrey, Senin (15/6/2026). Swedia tampil dominan dan menang telak 5-1, dengan Yasin Ayari mencetak dua gol untuk mengantar timnya memuncaki klasemen sementara Grup F. (Foto: Istimewa)
Sepak Bola

Hasil Swedia vs Tunisia 5-1 di Piala Dunia 2026: Yasin Ayari Cetak Brace dan Tolak Rayakan Gol ke Gawang Tanah Leluhur

by Hendrawan
15 June 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Yasin Ayari menjadi sorotan dalam laga Swedia vs Tunisia...

Read moreDetails

Pemuda Sleman Raih Stimulan untuk Pengolahan Limbah

Istana Tanggapi Serius Ancaman Reformasi Jilid II, Ini Pernyataan Lengkap Mensesneg

Pemerintah Susun Regulasi AI untuk Lindungi Masyarakat di Era Digital

Airlangga Hartarto Resmi Pimpin PB Wushu Indonesia, Fokus pada Prestasi Internasional

Pembukaan Fakultas Kedokteran Unima Tingkatkan Akses Pendidikan di Sulawesi

New York Knicks Bangkit Dramatis Kalahkan San Antonio Spurs di Final NBA

Satlantas Lampung Utara Kenalkan Aplikasi E-Signal untuk Pajak Kendaraan Digital

Kota Padang Terapkan Standar Kebersihan Baru di Ruang Publik

Tiyo Ardianto Temukan Dua Alat Pelacak di Mobil Usai Aksi Gejayan, Eks Ketua BEM UGM Soroti Dugaan Intimidasi

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.