Headline.co.id, Amuntai ~ Ribuan warga berkumpul di kawasan Tugu Bundaran Sholawat, Kota Amuntai, pada Selasa (10/3/2026) untuk menyaksikan grand final Lomba Bagarakan Sahur Ramadan 2026. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Lomba ini diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan diikuti oleh sepuluh grup perwakilan dari setiap kecamatan di Kabupaten HSU.
Para peserta berlomba membangunkan warga untuk bersantap sahur dengan membunyikan berbagai peralatan dapur seperti kentongan, ember, dan jirigen, serta alat musik tradisional. Kreasi suara yang dihasilkan menciptakan suasana meriah dan penuh energi, sekaligus melestarikan tradisi turun-temurun masyarakat setempat.
Bupati HSU, H. Sahrujani, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang antusias menjaga tradisi bagarakan sahur. “Saya sangat bangga dengan semangat masyarakat dalam melestarikan tradisi ini,” kata bupati. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan nilai ibadah di bulan suci, terutama dalam menyambut malam ke-21 Ramadan yang memiliki keistimewaan.
Ketua PHBI Kabupaten HSU, Sugeng Riyadi, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan upaya pelestarian warisan budaya. “Ini adalah cara kita untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal yang sudah ada sejak lama,” ujarnya.
Total hadiah sejumlah Rp33 juta disediakan untuk para pemenang. Penilaian lomba didasarkan pada kreativitas, kekompakan grup, dan kemeriahan dalam menggunakan alat-alat yang sebagian besar berasal dari barang bekas atau alat musik tradisional yang menghasilkan bunyi khas.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Hero Setiawan, Sekretaris Daerah (Sekda) HSU Adi Lesmana, para asisten dan staf ahli bupati, pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSU yang berbaur dengan ribuan warga.




















