Headline.co.id, Banda Aceh ~ Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh mengadakan kegiatan edukasi bagi mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) mengenai kesiapan pernikahan. Acara yang dinamakan Marriage Edu-Fest ini berlangsung di Masjid Jami’ USK, Banda Aceh, dan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya persiapan pernikahan sejak dini.
Kegiatan ini mencakup berbagai aktivitas seperti seminar, workshop, dan skrining awal kesiapan menikah bagi para peserta. Marriage Edu-Fest merupakan bagian dari program tahunan Komunitas Ramadan di Kampus Universitas Syiah Kuala yang menyajikan berbagai program edukatif selama bulan Ramadan.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dalam pemaparannya, Safrina menekankan bahwa membangun rumah tangga tidak cukup hanya berdasarkan perasaan atau ketertarikan fisik. Ia menegaskan pentingnya saling mengenal lebih dalam, termasuk kesiapan mental dan karakter masing-masing pasangan.
“Kalau membangun rumah tangga dengan fondasi yang tidak kuat, ini yang kita khawatirkan, muncul berbagai risiko dalam kehidupan berkeluarga. Karena itu pasangan perlu saling mengenal lebih jauh, bukan hanya fisiknya, tetapi juga mentalnya,” ujar Safrina dalam keterangannya pada Minggu (8/3/2026).
Safrina menjelaskan bahwa pernikahan yang berkualitas memerlukan perencanaan matang dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan mental, emosional, sosial, ekonomi hingga kesehatan reproduksi. Melalui kegiatan ini, BKKBN Aceh berharap mahasiswa sebagai generasi muda dapat memahami pentingnya mempersiapkan pernikahan secara matang sehingga mampu membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas di masa depan.


















