Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah memulai penyaluran tiga jenis dana bantuan sosial adaptif kebencanaan dengan total nilai Rp878,6 miliar. Bantuan ini ditujukan untuk masyarakat yang menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut telah dimulai dan melibatkan petugas PT Pos Indonesia yang tersebar di ketiga provinsi tersebut.
Penyaluran bantuan tahap pertama telah mencapai sekitar 17 ribu penerima manfaat dari total sasaran bantuan adaptif. “Sudah dimulai, per Kamis siang ini, pukul 12.00, realisasinya untuk tahap pertama sudah dijangkau sekitar 17 ribu penerima manfaat dari jumlah total sasaran bantuan adaptif,” ujar Saifullah Yusuf. Ia menambahkan bahwa sebagian penerima manfaat adalah penerima bantuan sosial reguler, namun ada juga penerima baru yang saat ini sedang dalam proses pendataan.
Proses verifikasi ganda terhadap data penerima manfaat dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, serta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas. “Proses verifikasi ganda data penerima manfaat tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, serta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas,” jelas Menteri Sosial.



















