Headline.co.id, Pohuwato ~ Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, mengungkapkan bahwa realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kabupaten Pohuwato mengalami peningkatan yang signifikan. Tren positif ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir tahun anggaran 2026. Pernyataan ini disampaikan Danial setelah kunjungan kerja Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, ke Kantor Samsat P3D UPTD Kabupaten Pohuwato pada Kamis, 26 Februari 2026.
Danial menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Kepolisian, dan PT Jasa Raharja. Sinergi ini diwujudkan melalui optimalisasi digitalisasi pembayaran pajak dan percepatan proses legalisasi kendaraan baru. “Alhamdulillah, realisasi PKB dan BBNKB di Pohuwato menunjukkan tren yang semakin baik. Ini adalah hasil kerja bersama. Ketika kolaborasi terbangun kuat, maka dampaknya nyata terhadap penerimaan daerah,” ujar Danial dalam keterangannya sehari setelah kunjungan gubernur, Jumat, 27 Februari 2026.
Danial menegaskan bahwa peningkatan realisasi pajak tidak hanya berdampak pada angka pendapatan, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kesadaran fiskal masyarakat. Menurutnya, optimalisasi kedua jenis pajak tersebut memberikan manfaat langsung kepada kabupaten/kota melalui skema opsen sebesar 66 persen. “Artinya, semakin tinggi kepatuhan wajib pajak, semakin besar pula kontribusinya terhadap pembangunan daerah, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Ini adalah kepentingan bersama,” katanya.
Danial memastikan bahwa pihaknya akan terus mendorong inovasi layanan berbasis digital, pendekatan persuasif kepada wajib pajak, serta penguatan sistem pengawasan agar tren positif ini dapat berkelanjutan. Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan bahwa keberadaan Samsat merupakan salah satu simpul strategis dalam menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Pelayanan publik harus terus kita perbaiki. Ketika pelayanan cepat, transparan, dan akuntabel, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dan kepatuhan pajak akan meningkat,” ujarnya.





















