Headline.co.id, Sleman ~ Dugaan tindak pidana penganiayaan terjadi di area parkir Toko Perlengkapan Bayi Wijaya, Jalan Godean Km 4,5, Banyuraden, Gamping, Sleman, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 19.40 WIB. Peristiwa ini menimpa seorang juru parkir berinisial T (52) setelah menegur pria yang tidur di lokasi parkir. Teguran tersebut diduga memicu pelaku tersinggung hingga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Polisi dari Polsek Gamping bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang sempat viral di media sosial dan berhasil mengamankan pelaku.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun saat dikonfirmasi headline.co.id menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban, yang bekerja sebagai juru parkir, menegur seorang laki-laki tidak dikenal yang berada dan tidur di area parkir toko. Teguran itu diduga memicu emosi pelaku hingga berujung pada tindakan kekerasan.
“Korban mengalami luka terbuka pada bagian dada sebelah kiri akibat serangan menggunakan senjata tajam dan segera mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Setelah penanganan, korban diperbolehkan menjalani rawat jalan,” ujar AKP Salamun.
Setelah melakukan penyerangan, pelaku berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian. Namun, warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku tidak jauh dari tempat kejadian perkara.
Petugas Polsek Gamping yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi, melakukan olah TKP, serta mengamankan pelaku beserta barang bukti. Pelaku berinisial I.M.R. (21) kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.
AKP Salamun menambahkan bahwa pihak kepolisian memastikan proses penanganan perkara dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum,” katanya.
Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk melengkapi proses penyidikan serta memastikan seluruh fakta kejadian terungkap secara objektif.





















