Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana di Wilayah Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengumumkan bahwa progres pemulihan pascabencana di Sumatra telah mencapai sekitar 70 persen. Dalam keterangannya, Tito menyebutkan bahwa dari 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana, sebanyak 37 di antaranya telah kembali ke kondisi normal.
Tito Karnavian menjelaskan bahwa empat kabupaten/kota yang hampir mencapai kondisi normal adalah Kabupaten Lima Puluh Kota dan Pasaman Barat di Sumatera Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan di Sumatera Utara, serta Nagan Raya di Aceh. Namun, terdapat 11 kabupaten yang masih memerlukan perhatian khusus, yaitu Kabupaten Padang Pariaman dan Agam di Sumatera Barat, Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara. Di Aceh, kabupaten yang memerlukan perhatian adalah Pidie Jaya, Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireuen, dan Gayo Lues.
Lebih lanjut, Tito menyatakan bahwa beberapa pekerjaan yang menjadi fokus satgas meliputi pembersihan lumpur, perbaikan fasilitas kesehatan, dan perbaikan sarana pendidikan untuk proses belajar mengajar. Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada fasilitas pendidikan keagamaan seperti madrasah, pondok pesantren, dan rumah ibadah yang terdampak. Tito menekankan pentingnya perbaikan akses, terutama jalan darat, yang mencakup jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota, jalan desa, serta jembatan-jembatan.
Tito juga menyoroti bahwa indikator pemulihan lainnya adalah pemulihan layanan dasar seperti listrik, pasokan bahan bakar baik BBM maupun gas LPG, sarana komunikasi dan internet, serta penyediaan air minum. “Hal-hal ini sangat mendasar dan menjadi prioritas dalam proses pemulihan,” ujar Tito.



















