Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengimbau agar masjid-masjid di sepanjang jalur mudik dapat berfungsi sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi para pemudik. Hal ini disampaikan Menag pada Senin (9/2/2026), dengan harapan masjid dapat menjadi oase kemanusiaan yang terbuka untuk semua orang tanpa memandang latar belakang. “Kami mengimbau daerah-daerah yang dilawati para pemudik, ada sekitar 6 ribu masjid di seluruh Indonesia itu supaya nanti hari-hari tertentu, baik itu hari mudik nasional ataupun mudik keagamaan, itu dibuka,” ujar Menag.
Menag menekankan bahwa bulan Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat ibadah yang disertai dengan empati dan solidaritas sosial di berbagai elemen masyarakat. Ia juga mendorong agar pengurus masjid tidak hanya membuka pintu untuk ibadah atau istirahat, tetapi juga menyediakan hidangan buka puasa bagi mereka yang singgah. “Bahkan, kalau perlu pada mudik Lebaran nanti, para pengurus masjid itu bukan saja membuka pintunya, tetapi memberikan buka puasa terhadap jamaah yang mungkin mampir,” jelas Menag.
Menag mengingatkan bahwa esensi agama adalah mencintai sesama, dan prinsip kemanusiaan universal harus menjadi dasar dalam memberikan bantuan sosial, terutama di bulan suci. Ia juga mengajak umat beragama untuk saling menghormati ruang publik. Selain itu, Menag mengimbau pemilik pusat perbelanjaan untuk menyediakan fasilitas ibadah yang layak dan menciptakan suasana yang nyaman bagi mereka yang berpuasa.






















