Headline.co.id, Jakarta ~ PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengungkapkan potensi besar pengembangan sektor teknologi finansial (Fintech) di Indonesia. Hal ini seiring dengan meningkatnya minat dari investor dan pelaku keuangan global untuk menjajaki peluang kolaborasi dengan perbankan. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, dalam siaran pers yang diterima pada Selasa, 27 Januari 2026.
Hery Gunardi sebelumnya menghadiri forum Indonesia Pavilion dalam panel bertajuk “Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets” di World Economic Forum (WEF) Davos 2026 pada 20 Januari 2026. Panel tersebut juga dihadiri oleh President and Chief Executive Officer of TCW, Katie Koch, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, dengan Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis, sebagai moderator.
Dalam kesempatan tersebut, Hery Gunardi menjelaskan bahwa Fintech merupakan bagian dari ekosistem layanan keuangan yang beririsan langsung dengan bisnis perbankan. Fintech secara umum terbagi menjadi dua segmen, yaitu Fintech lending dan Fintech berbasis transaksi atau pembayaran. “Dua segmen ini sangat dekat dengan bisnis perbankan. Setiap Fintech memiliki tantangan yang berbeda. Sehingga, untuk membangun bisnis Fintech yang berkelanjutan dapat mengeksplorasi berbagai layanan keuangan lokal, untuk memahami karakter dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Hery.
Lebih lanjut, Hery menuturkan bahwa dengan lebih dari 120 bank yang beroperasi di Indonesia, Fintech berbasis pembayaran dinilai memiliki prospek baik. Sedangkan, pada segmen Fintech Lending, Hery menekankan bahwa aspek manajemen risiko menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Menurutnya, sektor Fintech Lending cenderung memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi, sehingga pemahaman terhadap profil nasabah serta mekanisme penyaluran pembiayaan menjadi kunci keberlanjutan bisnis.
Di era teknologi pintar saat ini, institusi keuangan dunia, termasuk industri keuangan di Indonesia, terus merespons perubahan dengan menyesuaikan berbagai layanan dan solusi transaksi ke arah digital. BRI pun menjawab kebutuhan tersebut melalui pengembangan ekosistem digital banking yang mencakup ATM, CRM, BRILink Agen, Internet Banking, serta super apps BRImo, guna mendukung kemudahan pembayaran untuk berbagai kebutuhan masyarakat. BRI terus berinovasi menghadirkan berbagai solusi keuangan digital yang aman, relevan, dan mudah diakses guna mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.























