Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG) tengah mempersiapkan pelaksanaan Sidang Sinode yang diadakan setiap lima tahun sekali. Acara ini akan berlangsung dari 14 hingga 18 Juli 2026 di Jemaat Maranata Limboto, Kabupaten Gorontalo, dan bertujuan untuk menentukan formasi Badan Pekerja Harian (BPH) Majelis Sinode GPIG untuk periode 2026-2031.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk kelancaran acara penting ini. Dalam pernyataannya pada Sabtu (24/1/2026), Gubernur Gusnar menegaskan bahwa Sidang Sinode GPIG bukan hanya urusan internal gereja, tetapi juga memiliki arti penting bagi kehidupan sosial dan kerukunan masyarakat Gorontalo secara keseluruhan. Pemerintah provinsi berkomitmen untuk memastikan kegiatan ini berjalan lancar dan tertib serta memberikan dampak positif bagi daerah.
Dukungan dari pemerintah daerah ini disambut baik oleh pimpinan GPIG. Ketua BPH Majelis Sinode GPIG, Pendeta Ronald Oroh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat serta dukungan dari Gubernur Gorontalo. Ia menekankan bahwa dukungan tersebut menjadi motivasi bagi GPIG untuk terus aktif berkontribusi dalam pembangunan kehidupan umat dan berupaya menghadirkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Gorontalo. Komitmen ini menunjukkan peran serta gereja dalam membangun harmoni sosial di wilayah tersebut.
Persiapan menuju Sidang Sinode dipastikan akan berjalan dengan koordinasi yang baik pihak gereja dan pemerintah daerah, menciptakan sinergi yang konstruktif otoritas keagamaan dan pemerintahan. (mcgorontaloprov/timkom)





















