Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, secara resmi meminta maaf kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Permohonan maaf ini disampaikan menyusul keterlambatan pembayaran gaji ASN yang belum diterima hingga pertengahan Januari 2026. Gubernur menyampaikan permohonan maaf tersebut setelah melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kantor Gubernuran pada Senin, 12 Januari 2026.
Gubernur menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran gaji ASN disebabkan oleh proses pengisian jabatan di tingkat eselon II, III, dan IV yang belum selesai. Hal ini terkait dengan penyesuaian organisasi perangkat daerah yang telah dilakukan sejak tahun 2025. “Oleh sebab itu, atas nama Gubernur saya menyampaikan permohonan maaf kepada semua pegawai karena belum menerima gaji. Hari ini kita lantik eselon II, insyaallah kita upayakan minggu ini eselon III dan IV juga selesai,” ujar Gubernur Gusnar Ismail.
Proses pelantikan pejabat harus mengikuti mekanisme dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Saat ini, baru pejabat eselon II yang dilantik, mengikuti penyesuaian nama organisasi perangkat daerah (OPD) atau perpindahan jabatan ke tempat lain. “Ada dinas yang masih kosong karena pejabatnya dari eksternal. Belum mengikuti manajemen talenta. Ini yang masih kita proses. Begitu juga dengan eselon III dan IV harus sudah mengikuti proses itu,” tambahnya.
Sebanyak 25 pejabat dilantik pada hari tersebut, terdiri dari dua orang staf ahli, tiga asisten, dan 20 kepala OPD. Terdapat empat biro dan dua dinas yang belum memiliki pejabat, yaitu Biro Umum, Biro Pemerintah dan Kesra, Biro Organisasi, Biro Ekonomi Pembangunan, Dinas Kominfo dan Statistik, serta Inspektorat. OPD yang tidak mengalami perubahan nama dan pejabat seperti Kaban Kesbang, Kadis Nakertrans, dan Kadis PUPRPKP tidak dilantik lagi. (mcgorontaloprov/isam)



















