Headline.co.id, Gorontalo Utara ~ Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, meresmikan hasil revitalisasi di dua sekolah penting, yaitu SMK Negeri 4 dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Gorontalo Utara pada Rabu (21/1/2026). Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad.
Revitalisasi di SMK Negeri 4 Gorontalo Utara meliputi rehabilitasi dan pengecatan dua ruang kelas serta satu laboratorium komputer, dan pembangunan ruang baru. Ruang bimbingan konseling, ruang OSIS, dan ruang praktik khusus untuk Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) telah dibangun, lengkap dengan perabot sekolah yang memadai.
Di SLB Gorontalo Utara, revitalisasi difokuskan pada pembangunan satu ruang kelas baru dan toilet, serta rehabilitasi sembilan ruang kelas yang ada, ruang administrasi, ruang keterampilan, aula, dan toilet sekolah. Total anggaran untuk kedua proyek ini mencapai Rp1,55 miliar.
Gubernur Gusnar menegaskan bahwa peresmian ini bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan untuk memastikan fasilitas pendidikan berdampak positif. Ia menyatakan bahwa pemerintah provinsi akan menindaklanjuti aspirasi dari pihak sekolah dan pemerintah daerah. Gusnar menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo untuk menyusun laporan lengkap beserta dokumentasi sebagai dasar pengusulan.
Laporan tersebut akan menjadi bahan penting untuk mengajukan penambahan asrama bagi SLB Gorontalo Utara dan pengadaan bus sekolah bagi SMK Negeri 4 Gorontalo Utara. Gubernur menekankan pentingnya langkah-langkah ini untuk menjamin hak pendidikan setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, serta mendorong pemerataan pendidikan dan keadilan layanan pendidikan di seluruh Provinsi Gorontalo.
Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menyampaikan apresiasi dan menyebutkan beberapa kebutuhan lanjutan untuk menyempurnakan layanan pendidikan. Ia meminta perhatian pemerintah provinsi untuk menyediakan bus sekolah bagi SMK Negeri 4 Gorontalo Utara yang masih menghadapi tantangan dalam jumlah peserta didik. Selain itu, pembangunan asrama di kedua sekolah juga diharapkan untuk mendukung kenyamanan belajar, terutama bagi siswa dari daerah jauh.




















