Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo telah berhasil mendistribusikan Dental Chair ke sejumlah Puskesmas di wilayah kabupaten. Alat kesehatan ini diperoleh melalui program pengajuan usulan alat kesehatan tahun 2024 dalam kerangka Program Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPHI) yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyatakan bahwa distribusi tahap ini difokuskan pada tiga Puskesmas di Kabupaten Gorontalo yang sebelumnya telah mengajukan permohonan. Ketiga Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Pulubala, Puskesmas Pilohayanga, dan Puskesmas Batudaa Pantai. Semua Dental Chair telah dikirim dan diterima dengan baik oleh masing-masing fasilitas kesehatan.
Anang menekankan bahwa kehadiran Dental Chair ini merupakan terobosan signifikan untuk menunjang pelayanan kesehatan gigi dan mulut di tingkat dasar. “Dental Chair merupakan salah satu alat kesehatan penting yang digunakan dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas. Keberadaan alat ini sangat menunjang peningkatan mutu layanan kesehatan primer bagi masyarakat,” ujar Anang pada Jumat (16/1/2026).
Menurut Anang, dengan adanya peralatan yang memadai, diharapkan masyarakat akan semakin terbantu dalam mengakses pemeriksaan dan perawatan gigi yang lebih baik. Program SOPHI, yang menjadi sumber pendanaan alat tersebut, merupakan bagian dari proyek besar Indonesia Health Systems Strengthening Project (IHSS). Program ini berkomitmen untuk memperkuat fondasi layanan kesehatan primer di Indonesia, mencakup Puskesmas, Pustu, dan Posyandu.
Fokus utama program ini adalah pada penyediaan alat kesehatan standar, penguatan upaya promotif dan preventif, serta peningkatan kualitas tenaga kesehatan, dengan tujuan akhir mendukung tercapainya cakupan kesehatan semesta. Mekanisme pengajuannya dimulai dari usulan yang diajukan oleh Dinas Kesehatan kabupaten atau kota kepada Kementerian Kesehatan RI.
Untuk tahap distribusi saat ini, proses masih berlangsung di Puskesmas lokus di Kabupaten Gorontalo dan rencananya akan dilanjutkan ke kabupaten serta kota lainnya di dalam provinsi. “Kami berharap alat kesehatan yang disalurkan oleh Kementerian Kesehatan RI ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pelayanan kesehatan di Puskesmas, khususnya bagi masyarakat Gorontalo,” tambah Anang.



















