Headline.co.id, Takengon ~ Warga di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, masih mengalami krisis air bersih setelah bencana banjir melanda daerah tersebut. Untuk mempercepat pemulihan kebutuhan dasar masyarakat, Kodim 0106/Aceh Tengah menyalurkan bantuan logistik berupa pipa air bersih ke Desa Kute Reje, Kecamatan Linge, pada Kamis (15/1/2026).
Penyaluran bantuan ini dilakukan dengan upaya ekstra karena kondisi medan yang berat dan akses yang terbatas. Pipa air diangkut menggunakan kendaraan dinas dari Kota Takengon menuju hulu Sungai di sekitar Jembatan Kala Ili, kemudian diseberangkan secara manual oleh prajurit TNI bersama warga setempat. Dari titik tersebut, distribusi dilanjutkan menggunakan angkutan umum milik masyarakat hingga tiba di Desa Kute Reje.
Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah, Letkol. Inf. Raden Herman Sasmita, menjelaskan bahwa banjir yang melanda Aceh Tengah tidak hanya merusak permukiman dan fasilitas umum, tetapi juga memutus akses warga terhadap sumber air bersih. “Air bersih adalah kebutuhan dasar. Pascabanjir, banyak warga kesulitan memperoleh air untuk memasak, kebersihan diri, dan menjaga kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Menurut Letkol. Inf. Raden Herman, bantuan pipa air bersih ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah bagi masyarakat terdampak, khususnya di Desa Kute Reje dan wilayah sekitarnya, sambil menunggu pemulihan infrastruktur air secara permanen oleh pemerintah daerah. Ia berharap pipa tersebut dapat segera dipasang dan dimanfaatkan agar beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari dapat berkurang secara signifikan.
Dandim juga menekankan pentingnya kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat agar pemanfaatan bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. “Ini adalah wujud solidaritas kemanusiaan dan kepedulian negara kepada masyarakat terdampak bencana. Kami berharap pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.
Melalui penyaluran bantuan air bersih ini, Kodim 0106/Aceh Tengah menegaskan peran TNI tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat pada masa pemulihan pascabencana.




















