Headline.co.id, Gunungkidul ~ Operasi pencarian terhadap seorang pemancing yang dilaporkan hilang di Tebing Grendan, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, memasuki hari kelima pada Rabu (14/01/2026). Tim SAR gabungan masih belum menemukan korban akibat keterbatasan jarak pandang dan cuaca ekstrem yang memengaruhi pergerakan tim laut, darat, dan udara. Korban diketahui bernama Wasgito (39), warga Widomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY, sementara satu pemancing lain masih belum teridentifikasi. Operasi dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan perahu, tim darat, dan dukungan pemantauan udara, meski beberapa upaya terpaksa dihentikan demi keselamatan personel.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Pantai Sadeng, Sunu Handoko Bayu Sagara, menjelaskan bahwa laporan awal kejadian diterima pada Sabtu (10/01/2026) pukul 06.30 WIB. Lokasi kejadian berada di Tebing Grendan, yang terletak di sebelah timur Pantai Wediombo atau sebelah barat Pantai Jungwok. Sejak laporan diterima, upaya pencarian dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi medan tebing dan perairan selatan Gunungkidul yang dikenal memiliki karakter gelombang tinggi.
Dalam perkembangan hari kelima, operasi SAR gabungan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan tim laut, tim darat, serta tim drone. Untuk tim perahu, dua armada diberangkatkan lebih awal sejak pukul 05.00 WIB dari Pantai Sadeng dan Pantai Wediombo dengan rute penyisiran ke arah timur. Namun, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan gelombang laut meninggi sehingga seluruh perahu terpaksa menepi pada pukul 10.30 WIB.
Upaya lanjutan dari Pantai Sadeng sempat dilakukan kembali pada pukul 14.30 WIB, tetapi kembali dihentikan karena kecepatan angin yang semakin meningkat dan berpotensi membahayakan keselamatan awak. Kondisi tersebut juga berdampak pada rencana pemanfaatan drone udara yang akhirnya tidak dapat diterjunkan.
Sementara itu, tim darat melaksanakan apel di Pantai Jungwok sebelum melakukan penyisiran di sejumlah titik strategis. Area yang disisir meliputi lokasi kejadian perkara (TKP), Tebing Sinden, Tebing Dengkeng, kawasan Pantai Sedahan, serta Tebing Ngungap di barat Pantai Sadeng. Penyisiran darat difokuskan pada jalur-jalur yang memungkinkan ditemukannya jejak korban maupun barang bukti yang dapat mengarah pada posisi terakhir korban.
“Hingga laporan ini disampaikan, korban pemancing yang hilang di Tebing Grendan masih dalam proses pencarian,” ujar Sunu Handoko Bayu Sagara.
Ia menegaskan, seluruh unsur tetap mengedepankan prinsip keselamatan personel sekaligus menjaga efektivitas pencarian sesuai dengan standar operasi penyelamatan di wilayah perairan selatan DIY yang memiliki risiko tinggi.
Untuk rencana operasi SAR gabungan hari keenam, tim akan kembali mengerahkan perahu dari Pantai Sadeng dan Pantai Wediombo sejak pukul 05.00 WIB dengan arah penyisiran ke timur. Tim darat dijadwalkan melaksanakan apel pukul 07.00 WIB di Pantai Jungwok, kemudian melanjutkan penyisiran di sejumlah titik, antara lain TKP, Tebing Ngungap, Tebing timur Sadeng, hingga kawasan Watu Lawang.
Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat memperluas cakupan pencarian sekaligus meningkatkan peluang menemukan korban, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh personel yang terlibat.



















