Headline.co.id, Banda Aceh ~ Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., mengumumkan pembangunan 100 titik sumur bor air bersih dan 100 unit MCK di Aceh Tamiang. Proyek ini dilaksanakan sebagai respons terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Program ini bertujuan untuk mencegah penyakit dan memenuhi kebutuhan air bersih di desa-desa yang terdampak.
Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (10/1/2026), Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan prioritas bagi desa-desa terdampak. “Kami berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka,” ujar Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.
Proses pengeboran sumur dan pembangunan MCK dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis, tingkat kerusakan, dan kebutuhan warga di setiap wilayah. Saat ini, pembangunan MCK sedang berlangsung di wilayah Koramil 06/Mantak Payed, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, sementara sumur bor telah selesai dan sudah dimanfaatkan oleh warga setempat.
Kegiatan ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana TNI AD tidak hanya berperan dalam menjaga pertahanan negara tetapi juga aktif membantu masyarakat dalam situasi darurat dan pemulihan pascabencana. Kodam Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam membantu masyarakat Aceh, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.




















