Headline.co.id, Bener Meriah ~ Sisa-sisa lumpur masih terlihat di halaman Masjid Syuhada, menjadi saksi bisu dari bencana banjir dan longsor yang melanda Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Namun, di tengah jejak bencana tersebut, semangat kebersamaan Polri dan masyarakat mulai membangkitkan harapan. Selama dua hari berturut-turut, pada 4 hingga 5 Januari 2026, personel Polres Bener Meriah bersama Satbrimob Polda Aceh bekerja sama dengan warga setempat untuk membersihkan Masjid Syuhada yang terdampak bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan pusat aktivitas keagamaan masyarakat.
Tanpa mengenal lelah, personel Polri, Brimob, dan warga bergotong royong membersihkan lumpur, mengangkat sisa material banjir dan longsor, serta menata kembali halaman dan area masjid. Kebersamaan ini menjadi potret nyata solidaritas dan kepedulian di tengah duka pascabencana. Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan wujud kehadiran Polri dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya pada saat tanggap darurat, tetapi juga dalam masa pemulihan.
“Polri hadir bersama masyarakat untuk memulihkan kembali sarana ibadah yang menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual warga. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta menguatkan semangat kebersamaan pascabencana,” ujar Kombes Pol Erdi. Ia menambahkan, Polri akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat terdampak bencana melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, termasuk dalam pemulihan fasilitas umum dan tempat ibadah.
Melalui kegiatan tersebut, Masjid Syuhada perlahan kembali bersih dan layak digunakan. Lebih dari sekadar kerja bakti, kebersamaan Polri dan warga di Bener Meriah menjadi simbol kebangkitan, harapan, dan keteguhan menghadapi cobaan alam.




















