Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Berita

Tantangan Perkawinan Anak yang Tidak Tercatat di Indonesia

Fajar by Fajar
3 months ago
in Berita
Reading Time: 2 mins read
419 4
A A
0
Tantangan Perkawinan Anak yang Tidak Tercatat di Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Tren penurunan angka perkawinan anak di Indonesia terlihat pada tahun 2024, dengan data nasional menunjukkan penurunan dari 6,92 persen pada 2023 menjadi 5,90 persen pada 2024. Meskipun demikian, perkawinan anak yang tidak tercatat masih menjadi tantangan besar dalam upaya perlindungan hak anak di Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Eko Novi Ariyanti Rahayu Damayanti, dalam sebuah analisis situasi perkawinan anak di Indonesia yang disampaikan di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

You might also like

Kemenhub Catat Peningkatan Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Menggunakan Angkutan Umum

Kemenhub Catat Peningkatan Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Menggunakan Angkutan Umum

24 March 2026
Gempa Magnitudo 4,2 Mengguncang Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 4,2 Mengguncang Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

24 March 2026

“Penurunan ini merupakan capaian penting dan telah melampaui target nasional. Namun, kita masih menghadapi persoalan besar karena banyak perkawinan anak yang tidak tercatat, sehingga sulit mengetahui angka sesungguhnya secara absolut,” ujarnya.

Data tahun 2024 menunjukkan lima provinsi dengan angka perkawinan anak tertinggi, yaitu Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua Selatan, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Kondisi ini menandakan perlunya penguatan intervensi yang lebih spesifik dan kontekstual di wilayah-wilayah tersebut.

Selain itu, meskipun angka nasional menurun, terdapat lima provinsi yang mengalami kenaikan angka perkawinan anak pada 2024, yaitu Sulawesi Tengah, Jambi, Sulawesi Selatan, Riau, dan Kepulauan Riau. “Fenomena ini perlu menjadi perhatian bersama, karena kenaikan di beberapa daerah dapat menghambat upaya percepatan penurunan perkawinan anak secara nasional,” tegas Eko Novi.

Eko Novi menjelaskan bahwa perkawinan anak di Indonesia terbagi menjadi dua kategori, yakni tercatat dan tidak tercatat. Perkawinan anak yang tidak tercatat sering kali luput dari sistem pendataan dan pengawasan, sehingga berkontribusi pada kerentanan anak terhadap berbagai risiko sosial, kesehatan, dan hukum.

“Perkawinan anak yang tidak tercatat menyebabkan anak dan perempuan kehilangan akses terhadap layanan dasar, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan hukum,” jelasnya.

Anak yang lahir dari perkawinan tidak tercatat berisiko kehilangan identitas hukum, seperti akta kelahiran, yang menyulitkan akses terhadap layanan kesehatan ibu dan anak, jaminan kesehatan, serta pendidikan formal.

Eko Novi menegaskan bahwa negara telah memiliki landasan hukum yang kuat untuk melindungi hak anak, lain melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Seluruh kebijakan tersebut mengedepankan prinsip non-diskriminasi dan kepentingan terbaik bagi anak, termasuk dalam upaya pencegahan perkawinan anak. “Penurunan angka nasional harus diiringi dengan penguatan pencegahan di daerah dan perbaikan pencatatan. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Tags: berita jakartaHeadlineIndonesiaJakartaTren
Fajar

Fajar

Related Stories

Kemenhub Catat Peningkatan Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Menggunakan Angkutan Umum

Kemenhub Catat Peningkatan Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Menggunakan Angkutan Umum

by Dani
24 March 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 melaporkan peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan...

Gempa Magnitudo 4,2 Mengguncang Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 4,2 Mengguncang Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

by Lia
24 March 2026
0

Headline.co.id, Kepulauan Sangihe ~ Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin, 23 Maret...

Polres Ciamis Sediakan Hiburan Musik untuk Pemudik di Rest Area

Polres Ciamis Sediakan Hiburan Musik untuk Pemudik di Rest Area

by Ari Wibowo muhammad
24 March 2026
0

Headline.co.id, Ciamis ~ Jakarta. Kepolisian Resor (Polres) Ciamis mengadakan pertunjukan musik di rest area jalur utama mudik sebagai bagian dari...

Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Berencana Cucu Mpok Nori

Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Berencana Cucu Mpok Nori

by Wawan
24 March 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya tengah menyelidiki dugaan adanya perencanaan dalam kasus pembunuhan Dewhinta Anggary, cucu dari Mpok Nori....

Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Wilayah Sarmi, Papua

Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Wilayah Sarmi, Papua

by Fajar
23 March 2026
0

Headline.co.id, Sarmi ~ Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Sarmi, Papua, pada hari Senin, 23 Maret 2026. Badan...

Gempa Magnitudo 3,1 Mengguncang Daruba, Maluku Utara

Gempa Magnitudo 3,1 Mengguncang Daruba, Maluku Utara

by Lia
23 March 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Daruba, Maluku Utara, pada Senin (23/3/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi,...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Presiden Gelar Ratas di Halim Terkait Evakuasi WNI dari Wuhan

3 February 2020
Buka Pintu Menuju Kemudahan Smule: Panduan Lengkap Mengabadikan Momen Musik Anda

Unduh Kemudahan dari Smule: Panduan Lengkap untuk Merebut Momen Musik Anda

16 September 2024
Polisi dari Polda DIY melakukan sambang dan bimbingan penyuluhan (Binluh) dengan berdialog langsung bersama warga Dusun Sanggrahan

Polda DIY Gandeng Tokoh Masyarakat Jaga Kondusifitas Lewat Sambang Binluh

9 September 2025
Anda bilang: buatkan saya artikel berita baru dari bahan artikel berikut ini, pastikan artikel ditulis dengan gaya jurnalistik straight news dengan struktur piramida terbalik dengan urutan lead yang berisi 3-4 kalimat 5w1h (What, Who, When, Where, Why, How) kemudian terapkan juga gaya penulisan Experience, Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness (E-E-A-T) dalam penulisan berita dan sejalan dengan prinsip dasar kode etik jurnalistik: akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.. Judul harus SEO-friendly untuk target Google News, sehingga jelas, mudah dipahami, dan sesuai standar berita. Artikel menggunakan bahasa Baku, sederhana, jelas mudah dipahami semua orang. Dalam artikel berita gunakan kutipan langsung dari narasumber untuk memperkuat berita. pastikan untuk menjaga kredibilitas gunakan narasumber yang saya berikan dan jangan keluar dari bahan artikel yang sudah saya berikan. Gunakan Angle penulisan berita berbeda dari bahan dan pastinya jangan keluar dari bahan yang saya berikan berikut ini. Ingat artikel harus lengkap dan jangan keluar dari bahan yang saya berikan. artikel tidak perlu di bold: Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, dan merendam 1.359 rumah warga yang tersebar di 23 desa pada empat kecamatan, Jumat (9/1/2026). Peristiwa ini dipicu hujan deras yang menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman. Data tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan sebagai laporan terbaru kondisi lapangan. Hingga saat ini, sebagian wilayah mulai surut, sementara penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap kepada warga terdampak. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir melanda Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Petugas gabungan melakukan penanganan di lokasi kejadian kebakaran gudang kayu di Srabahan, Srigading, Sanden, Bantul, Jumat (9/1/2026) pukul 09.42 WIB, guna memastikan situasi aman dan terkendali. Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II, yakni 871 unit. Rinciannya meliputi Desa Tanjung Muning sebanyak delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Data ini dihimpun langsung dari laporan lapangan BPBD dan pemerintah desa setempat. Data saat di konfirmasi oleh Headline.co.id, Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno menyampaikan sebagai berikut ini: satuan lalulintas polres OKU Timur melakukan patroli jalan raya akibat banjir yang melanda OKU TIMUR. Perdasarkan pantauan dari Satlantas pada Jumat 9 Januari 2026 terdapat sejumlah jalan yang terdampak banjir seperti di Cahya Negeri, dan taraman pada hari tersebut panjir sempat surut pada jam 2 walaupun masih ada genangan air sekitar 20-30 CM. Untuk belitang II yang banyak terdampak mulai dari desa batu mas, raman jaya, keli rejo, darmabuana. Sementara belitang III pagi tidak bisa dilewat yakni desa nusa jaya, sekitar jam 2 sudah mulai surut dan bisa dilewat. Untuk hari ini Sabtu, 10 Januari 2026 menuturkan bahwa di cahya negeri hanya bisa di lewati oleh mobil yang tinggi untuk mobil rendah masih belum bisa lewat. Untuk akses taraman hari ini sudah bisa dilewat. Untuk akses dari belitang menuju tol via balitang II belum bisa dilalui akses di beberapa desa seperti Batumas, Ramanjaya, Darmabuana belum bisa dilewat. Pihak Polres OKU Timur juga telah memasang himbauan di jalan terkait pengalihan arus akibat terdampak banjir, seperti di simpang petangan dipasang himbauan. Pihak polres oku timur juga membantu survei jalan dan jembatan yang terdampak banjir. Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH. secara langsung memberikan himbauan kepada masayarkat bahwa ada jalan terputus akibat banjir tepatnya di desa Batu Mas Belitang II Oku Timur. untuk ketingian air antara 10 CM sampaidengan 150 CM. yang mana kala apabila anda akan melakukan perjalanan dari Belitang menutu Pintu Tol Pematang pangang supaya melintasi jalan lain seperti jalan menuju pintu tol terbangi yang melintasi jalan lintas nasional martapura dan sebaliknya apabila dari warga luar Okutimur yang menuju oku timur supaya menggunakan exit tol terbangi lampung jalan lintas sumatera. kami sarankan saat ini sementara waktu jalan ini kamipastikan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4 yang karena dapat membahayakan keselamatan diri anda. ChatGPT bilang: Judul: Banjir OKU Timur Rendam 1.359 Rumah di 23 Desa, Sejumlah Akses Jalan Ditutup dan Dialihkan Banjir meluas di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, merendam 1.359 rumah warga yang tersebar di 23 desa pada empat kecamatan, Jumat (9/1/2026). Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang memicu luapan sejumlah sungai hingga menggenangi permukiman dan ruas jalan utama. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat sebagian wilayah mulai surut, namun aktivitas warga masih terganggu karena sejumlah akses belum dapat dilalui. Aparat kepolisian bersama instansi terkait melakukan patroli, pengalihan arus, serta imbauan keselamatan kepada masyarakat. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa banjir melanda Kecamatan Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II dengan total 871 unit. Rinciannya meliputi Desa Tanjung Muning delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Data tersebut dihimpun dari laporan lapangan BPBD dan pemerintah desa setempat. Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas. Berdasarkan konfirmasi Headline.co.id, Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno, menyampaikan bahwa satuan lalu lintas melakukan patroli jalan raya untuk memantau kondisi akses yang terdampak banjir. “Dari pantauan pada Jumat, 9 Januari 2026, terdapat sejumlah jalan terdampak banjir seperti di Cahya Negeri dan Taraman. Pada hari tersebut banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, meskipun masih ada genangan air sekitar 20–30 sentimeter,” ujar Aipda Retno. Ia menambahkan, wilayah Belitang II menjadi salah satu kawasan dengan dampak cukup luas, meliputi Desa Batu Mas, Raman Jaya, Keli Rejo, dan Darmabuana. Sementara di Belitang III, pada pagi hari akses di Desa Nusa Jaya sempat tidak dapat dilewati, namun sekitar pukul 14.00 WIB mulai surut dan kembali bisa dilalui kendaraan. Untuk kondisi terkini pada Sabtu (10/1/2026), Aipda Retno menjelaskan bahwa di Cahya Negeri, akses jalan hanya dapat dilalui oleh kendaraan dengan bodi tinggi, sedangkan mobil rendah masih belum bisa melintas. Adapun akses Taraman sudah dapat dilewati kembali. Namun, jalur dari Belitang menuju pintu tol via Belitang II masih belum bisa dilalui karena genangan di beberapa desa, seperti Batu Mas, Raman Jaya, dan Darmabuana. Sebagai langkah pengamanan, Polres OKU Timur telah memasang imbauan pengalihan arus di sejumlah titik, salah satunya di Simpang Petangan. Aparat juga melakukan survei kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir guna memastikan keselamatan pengguna jalan. AKP Panca Mega Surya secara langsung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur yang terputus akibat banjir, khususnya di Desa Batu Mas, Belitang II. “Ketinggian air berkisar antara 10 sentimeter sampai 150 sentimeter. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan dari Belitang menuju pintu tol Pematang Panggang, agar melintasi jalur lain, seperti menuju pintu tol Terbanggi melalui jalan lintas nasional Martapura. Sebaliknya, bagi warga dari luar OKU Timur yang menuju OKU Timur, disarankan menggunakan exit tol Terbanggi Lampung melalui jalan lintas Sumatera. Untuk sementara waktu, jalan ini dipastikan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sementara itu, BPBD Sumsel menyatakan bahwa penyaluran bantuan kepada warga terdampak terus dilakukan secara bertahap, seiring dengan pemantauan kondisi air yang mulai surut di beberapa titik. Aparat mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Anda bilang: berikan ide 10 judul dari angle penutupan jalan dan keselamatan ChatGPT bilang: Berikut 10 ide judul artikel dengan angle penutupan jalan dan keselamatan warga, disesuaikan dengan standar SEO Google News, jelas, informatif, dan berorientasi kepentingan publik: Banjir OKU Timur Tutup Sejumlah Jalur Vital, Polisi Imbau Warga Utamakan Keselamatan Akses Belitang–Tol Pematang Panggang Terputus Akibat Banjir, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Genangan Hingga 150 Cm, Polres OKU Timur Tutup Ruas Jalan Rawan dan Pasang Pengalihan Arus Banjir Rendam Jalan Utama OKU Timur, Kendaraan Dilarang Melintas Demi Keselamatan Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir OKU Timur, Warga Diimbau Tidak Memaksakan Perjalanan Sejumlah Akses Jalan Masih Tertutup Banjir, Pengendara Diminta Waspada dan Ikuti Imbauan Polisi Jalan Batu Mas–Belitang II Tidak Bisa Dilalui, Polisi Tegaskan Risiko Keselamatan Pengendara Banjir Putuskan Akses Menuju Tol di OKU Timur, Aparat Fokus Pengamanan dan Keselamatan Lalu Lintas Satlantas OKU Timur Pasang Rambu Pengalihan Arus, Antisipasi Kecelakaan di Jalur Tergenang Demi Keselamatan, Polisi Tutup Jalur Rawan Banjir di OKU Timur dan Arahkan Pengendara ke Rute Alternatif Apabila diperlukan, saya juga dapat mengoptimalkan judul berdasarkan target keyword tertentu atau segmentasi pembaca Google Discover dan Google News. Anda bilang: Akses Belitang–Tol Pematang Panggang Terputus Akibat Banjir, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif namun tidak ada unsur keyword "Banjir OKU Timur" ChatGPT bilang: Baik. Agar tetap memenuhi kaidah SEO Google News dan mengunci keyword utama “Banjir OKU Timur” tanpa mengurangi kekuatan angle keselamatan dan penutupan jalan, berikut versi judul yang sudah dioptimalkan: Rekomendasi revisi judul utama: Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Alternatif variasi judul SEO-friendly: Banjir OKU Timur Putus Jalur Belitang–Tol Pematang Panggang, Polisi Imbau Pengendara Cari Rute Aman Akses Belitang ke Tol Pematang Panggang Terputus Dampak Banjir OKU Timur, Pengendara Dialihkan Banjir OKU Timur Lumpuhkan Jalur Belitang–Tol Pematang Panggang, Keselamatan Pengendara Diutamakan Jalur Vital Terputus Akibat Banjir OKU Timur, Pengendara Diminta Hindari Akses Belitang–Tol Banjir OKU Timur Tutup Akses Menuju Tol Pematang Panggang, Polisi Arahkan Jalur Alternatif Semua judul di atas: Mengandung keyword utama: Banjir OKU Timur Memiliki unsur lokasi, dampak, dan imbauan keselamatan Relevan untuk algoritma Google News dan Discover Tetap lugas, informatif, dan sesuai kaidah jurnalistik Jika Anda ingin, saya juga bisa optimalkan berdasarkan panjang karakter ideal headline (60–70 karakter) untuk CTR maksimal. Anda bilang: buatkan artikel sesuai data saya td dengan judul : Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif ChatGPT bilang: Judul: Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, memutus akses utama dari Belitang menuju Tol Pematang Panggang, Jumat (9/1/2026). Luapan air akibat hujan deras menggenangi sejumlah ruas jalan dan permukiman, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas demi menjaga keselamatan pengendara. Aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan patroli, pengamanan, serta pengalihan arus lalu lintas. Warga diminta menggunakan jalur alternatif sambil menunggu kondisi kembali normal. Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan, Sudirman, menyampaikan bahwa banjir meluas di empat kecamatan, yakni Belitang II, Belitang III, Semendawai Suku III, dan Belitang Mulya. “Dari data hari ini, banjir terjadi di empat kecamatan. Di Belitang II banjir terjadi di delapan desa, Belitang III enam desa, Semendawai Suku III empat desa, dan Belitang Mulya lima desa,” ujar Sudirman, Jumat (9/1/2026). Berdasarkan laporan BPBD, total sebanyak 1.359 rumah warga terdampak banjir yang tersebar di 23 desa. Wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak berada di Kecamatan Belitang II dengan 871 unit, meliputi Desa Tanjung Muning delapan rumah, Sumber Makmur tujuh rumah, Tegal Besar 13 rumah, Raman Jaya 241 rumah, Kemuning Jaya 39 rumah, Keli Rejo 50 rumah, Batu Mas 226 rumah, serta Bangun Rejo 287 rumah. Sebagian wilayah dilaporkan mulai surut, sementara penyaluran bantuan kepada warga terdampak dilakukan secara bertahap. Dampak banjir tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat. Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya, SH., MH., melalui Kanit Kamsel Aipda Retno, menjelaskan bahwa satuan lalu lintas melakukan patroli jalan raya untuk memantau kondisi akses yang terdampak banjir. “Pada Jumat, 9 Januari 2026, terdapat sejumlah jalan terdampak banjir seperti di Cahya Negeri dan Taraman. Banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, meskipun masih terdapat genangan air setinggi 20 hingga 30 sentimeter,” kata Aipda Retno saat dikonfirmasi. Ia menambahkan, wilayah Belitang II menjadi kawasan dengan dampak cukup luas, antara lain Desa Batu Mas, Raman Jaya, Keli Rejo, dan Darmabuana. Sementara di Belitang III, pada pagi hari akses di Desa Nusa Jaya sempat tidak dapat dilalui, namun sekitar pukul 14.00 WIB mulai surut dan kembali bisa dilewati kendaraan. Untuk kondisi terkini pada Sabtu (10/1/2026), Aipda Retno menyebutkan bahwa akses di Cahya Negeri hanya dapat dilalui kendaraan dengan bodi tinggi, sedangkan mobil rendah masih belum dapat melintas. Adapun jalur Taraman sudah bisa dilewati. Namun, akses dari Belitang menuju Tol Pematang Panggang melalui Belitang II masih belum dapat dilalui karena genangan di beberapa desa, seperti Batu Mas, Raman Jaya, dan Darmabuana. Sebagai langkah pengamanan, Polres OKU Timur telah memasang imbauan pengalihan arus di sejumlah titik, termasuk di Simpang Petangan. Aparat juga melakukan survei terhadap kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir guna memastikan keamanan pengguna jalan. AKP Panca Mega Surya secara langsung mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melintas di jalur yang terputus akibat banjir, khususnya di wilayah Desa Batu Mas, Belitang II. “Ketinggian air berkisar antara 10 sentimeter sampai 150 sentimeter. Apabila masyarakat akan melakukan perjalanan dari Belitang menuju pintu Tol Pematang Panggang, disarankan melintasi jalur lain seperti menuju pintu Tol Terbanggi melalui jalan lintas nasional Martapura. Sebaliknya, bagi warga dari luar OKU Timur yang menuju OKU Timur, agar menggunakan exit Tol Terbanggi Lampung melalui jalan lintas Sumatera. Untuk sementara waktu, jalan ini kami pastikan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena dapat membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sementara itu, BPBD Sumatera Selatan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan distribusi bantuan kepada warga terdampak berjalan sesuai kebutuhan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan susulan serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Anda bilang: Gambar yang diunggah buatkan caption gambar ChatGPT bilang: Petugas Satlantas Polres OKU Timur melakukan patroli dan pemasangan imbauan pengalihan arus di jalur terdampak banjir. Akses Belitang menuju Tol Pematang Panggang sementara dialihkan demi menjaga keselamatan pengguna jalan, Jumat (9/1/2026). Anda bilang: Sebelah kiri foto tengah ada pak kasat lantas polres oku timur ChatGPT bilang: Kasatlantas Polres OKU Timur AKP Panca Mega Surya (tengah) bersama personel Satlantas melakukan patroli dan pemantauan langsung di lokasi jalan yang terendam banjir. Sementara itu, petugas memasang papan imbauan pengalihan arus guna mengamankan akses Belitang menuju Tol Pematang Panggang, Jumat (9/1/2026).

Banjir OKU Timur Putus Akses Belitang–Tol Pematang Panggang, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

10 January 2026

Artis Ririn Ekawati Negatif Narkoba, Berikut Penjelasan Polisi

9 March 2020
Adaptasi Tradisi Bali, Desa di Sleman Hadirkan Teba Modern untuk Atasi Sampah. Oleh MC KAB SLEMAN,

Trimulyo Dorong Warga Kurangi Sampah Organik Lewat Hibah “Teba Modern”

17 September 2025
ICSF Peringatkan Risiko Tersembunyi di Balik Kemajuan Teknologi

ICSF Peringatkan Risiko Tersembunyi di Balik Kemajuan Teknologi

13 January 2026

Artikel Terbaru

Kemenhub Catat Peningkatan Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Menggunakan Angkutan Umum

Kemenhub Catat Peningkatan Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Menggunakan Angkutan Umum

24 March 2026
Gempa Magnitudo 4,2 Mengguncang Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 4,2 Mengguncang Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

24 March 2026
Polres Ciamis Sediakan Hiburan Musik untuk Pemudik di Rest Area

Polres Ciamis Sediakan Hiburan Musik untuk Pemudik di Rest Area

24 March 2026
Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Berencana Cucu Mpok Nori

Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Berencana Cucu Mpok Nori

24 March 2026
Polisi Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas

Polisi Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas

23 March 2026
Kapolri Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya

Kapolri Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya

23 March 2026
Bupati Boven Digoel Resmikan Pembibitan Kakao di Kampung Asiki

Bupati Boven Digoel Resmikan Pembibitan Kakao di Kampung Asiki

23 March 2026

Popular Story

  • Kondisi sepeda motor gede (moge) tergeletak di tepi jalan usai terlibat kecelakaan dengan motor bebek di Perempatan Mlangsen, Kalurahan Palihan, Temon, Minggu (1/3/2026).

    Kecelakaan Moge Vs Jupiter MX di Perempatan Mlangsen Temon, Istri pengendara Meninggal Dunia

    1796 shares
    Share 718 Tweet 449
  • Tragis, Mahasiswa 22 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bambanglipuro Bantul

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Polda Kepri Bongkar Kasus Penguasaan Ilegal 294 Hektare Lahan Konservasi

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta Akan Difungsikan untuk Mudik Lebaran

    1718 shares
    Share 687 Tweet 430
  • Bupati Semarang Resmikan Proyek Konstruksi Senilai Rp228,9 Miliar

    1440 shares
    Share 576 Tweet 360
  • Lirik Sholawat Ya Robbi Sholli Ala Muhammad Lengkap Arab dan Artinya

    2364 shares
    Share 946 Tweet 591
  • Kapolri Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • Lirik Teks Bacaan Nadhom Alfiyah Ibnu Malik Lengkap Arab Latin dan Artinya 

    2117 shares
    Share 847 Tweet 529
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.