Headline.co.id, Jakarta ~ Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) mengirimkan Delegasi Seni Budaya Nusantara untuk berpartisipasi dalam acara internasional di Manila, Filipina. Delegasi ini terdiri dari perwakilan Provinsi Aceh, Kalimantan Timur, dan Komite Tingkat Pusat (KTP) KSBN. Ketua Umum KSBN, Hendardji Soepandji, menyatakan bahwa pengiriman delegasi ini merupakan respons terhadap permintaan Duta Besar. Delegasi dijadwalkan berangkat pada 25 November hingga 9 Desember 2025. “Awal mulanya Dutang Besar Bapak Anggus Ucuyo kirim surat pada saya untuk mengirim Delegasi Seni Budaya Nusantara. Kemudian saya koordinasi dengan pengurus, akhirnya disiapkan dari Aceh, Kalimantan Timur, dan dari KTP sendiri yang rencana akan berangkat besok pagi,” ujarnya dalam sambutan pelepasan kontingen KSBN ke Manila, seperti dilaporkan RRI pada Senin (24/11/25).
Dalam kesempatan tersebut, Hendardji menyebutkan bahwa permintaan penampilan seni dari Aceh mendapat sambutan positif dari berbagai negara. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap keberangkatan seniman Aceh. “Ketika kami konfirmasi ke Dubes, yang berangkat dari Aceh senang sekali karena memang Aceh dan Papua itu nominasi tinggi, permintaan dari berbagai negara. Saya tidak tahu mungkin ada kekhasannya itu, sehingga saya terima kasih pada Pak Bupati bahwa bisa memberangkatkan,” jelasnya.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP KSBN, Adaninggar Laras, menjelaskan bahwa sebanyak 25 delegasi seni akan mengikuti rangkaian kegiatan diplomasi budaya di Manila. Laras menyatakan bahwa tim telah mempersiapkan berbagai jenis pertunjukan untuk memenuhi kebutuhan acara. “Selain itu, kita juga mempersiapkan tarian pergaulan. Bila nanti ada permintaan, kita bisa menyiapkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberangkatan tim merupakan hasil dari koordinasi intensif dengan berbagai pihak. Sejumlah ofisial juga turut diperbantukan dalam misi budaya ini. “Dengan berbagai pembicaraan, mungkin maju mundur, jadi akhirnya berangkatlah penari yang juga merangkap panitia. Ofisial ada 10 orang, dan mungkin dari Aceh akan ada yang bergabung juga tiga orang di Manila,” jelasnya.





















