Hujan dan Banjir Sebabkan Harga Cabai Makin Meroket

  • Whatsapp
Inilah Update Harga Cabai Terbaru di Pasar
Ilustrasi cabai. ( Foto: ANTARA FOTO / Muhammad Adimaja )

Headline.co.id (Jakarta) ~ Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), cabai rawit menjadi salah satu penyebab inflasi sepanjang bulan Januari 2020. Itu semua karena harga cabai rawit pada awal tahun ini meroket cukup tinggi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto, menyampaikan harga cabai bisa melonjak tinggi disebabkan cuaca yang hujan dan menyebabkan banjir. Ini membuat stok cabai di berbagai daerah berkurang karena terbawa air.

baca juga : Mulai Hari Ini, Lima Stasiun Ini Terapkan Sistem Pembayaran Parkir Non Tunai

Ia menambahkan cuaca dan banjir mempengaruhi produksi, apalagi cabai itu gampang busuk. Tercatat ada 84 kota yang mengalami kenaikan, dan kenaikan harga paling tinggi berada di  daerah Jember mencapai 153%, dan itu semua disebabkan karena cuaca.

“cuaca dan stok terbatas ini lah yang membuat cabai menyumbang ke inflasi mencapai 0,13%. Kenaikan bahkan terjadi di 84 kota dari 90 kota yang dipantau BPS,” ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Sedangkan, inflasi di Januari sendiri tercatat sebesar 0,39%. Sedangkan inflasi tahunan nya tercatat 2,68% atau lebih rendah dari Januari 2019 yang mencapai 2,82%.

baca juga : Gubernur Jatim: Gus Sholah Paket Lengkap Negarawan

“Jadi Januari inflasi 0,39% ini penyebabnya harga cabai merah, cabai rawit, ikan segar, minyak goreng, beras. Sebaliknya ada deflasi karena penurunan harga angkutan udara, bensin dan ayam ras,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *