Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaDaerah

Bupati Magelang Angkat Bicara Terkait Bentrok 2 Kelompok Massa di Muntilan hingga Viral

7535
×

Bupati Magelang Angkat Bicara Terkait Bentrok 2 Kelompok Massa di Muntilan hingga Viral

Sebarkan artikel ini
Salah satu bangkai sepeda motor yang menjadi korban perusakan dalam bentrok dua kelompok di Muntilan, Kabupaten Magelang
Salah satu bangkai sepeda motor yang menjadi korban perusakan dalam bentrok dua kelompok di Muntilan, Kabupaten Magelang. ANTARA/HO-Polresta Magelang.

Bupati Magelang Angkat Bicara Terkait Bentrok 2 Kelompok Massa di Muntilan hingga Viral ~ Headline.co.id (Magelang). Dunia maya dihebohkan dengan kejadian bentrok melibatkan dua kelompok masa yang terjadi di sejumlah jalan di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (15/10/2023) sore. Selain merusak sejumlah kendaraan bermotor, aksi bentrok kedua kelompok tersebut turut membuat arus lalu lintas dikawasan tersebut terganggu.

Dalam video yang beredar di media sosial, massa yang terlibat bentrokan tersebut saling melempar batu hingga benda tumpul lainnya, sehingga menyebabkan kerusakan pada sejumlah sepeda motor dan rumah rumah warga.

Dalam kejadian bentrok antara kedua kelompo masa tersebut baru bisa diurai setelah beberapa jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam aksi anarkis tersebut. Namun, ada sejumlah motor yang menjadi korban atas insiden itu.

Menangapi hal tersebut, Bupati Magelang Zaenal Arifin turut angkat bicara. Ia mengaku prihatin atas kejadian bentrok tersebut.

“Atas nama pemerintah daerah bersama Forkompimda, kami prihatin dengan kejadian ini. Kami duduk bersama Kapolresta dan Dandim bersama dua kelompok yang diindikasikan ada masalah ini,” kata Zaenal Arifin, Minggu malam.

Bupati mengatakan bahwa pihaknya melakukan mediasi, membantu penyelesaian persoalan ini sehingga tadi sudah sepakat. Maka, langkah pertama mengurai kemacetan yang ada.

“Sekali lagi kami prihatin dengan kejadian ini, dan kami akan fasilitasi untuk melakukan mediasi agar peristiwa-peristiwa seperti ini tidak terulang di Kabupaten Magelang,” katanya yang dikutip dari Antara.

Kabupaten Magelang yang selama ini dikenal sejuk dan damai. Dengan kejadian ini, menurut dia, menjadi tidak elok, bahkan beritanya sudah sampai ke mana-mana.

“Tentunya kami atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengendara yang pada hari ini terganggu dengan kejadian ini. Semoga ini tidak terjadi lagi ke depannya,” kata Bupati.

Dengan kejadian ini, kata dia, akan dilakukan pendataan kerusakan-kerusakan yang sampai malam ini belum diketahui.

“Hal yang paling penting pemerintah daerah harus menjamin keselamatan semuanya dan harus melindungi semuanya. Nanti pemerintah daerah akan memfasilitasi untuk penyelesaian apa pun bentuknya sehingga clear nanti tidak ada masalah-masalah dan persoalan-persoalan lagi di lingkungan kita,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *