by

PT KAI (Persero) Semakin Terdepan dalam Melayani Penumpang

HeadLine.co.id, (Jakarta) – Pada bulan Oktober tahun lalu, PT KAI (Persero) berhasil meraih prestasi dalam World Economic Forum (WEF) sebagai penyedia layanan kereta api terbaik dengan peringkat ke-4 di dunia.

Prestasi tersebut tentu tidak mengherankan, mengingat selama ini PT KAI selalu berupaya meningkatkan pelayanan dan inovasi baru demi kenyamanan pengguna jasa mereka. Upaya tersebut juga mendapat acungan jempol dari masyarakat, terbukti dari testimoni penumpang kereta api yang terus mengalir. Salah satu testimoni ditulis oleh pemilik akun facebook bernama Ananta.

Dalam postingannya ia menceritakan bagaimana petugas dengan sigap memberikan pertolongan kepada keponakannya yang sedang sakit.
Berikut tulisan Ananta yang diambil dari akun facebook miliknya.

“Pak, saya bisa pinjam selimut? Satu aja.”

Kataku pada bapak polsuska yang lewat.

“Maaf, Mbak.. kalau perjalanan siang memang tanpa selimut.”

“Oo gitu. Kalau bisa sih saya mau pinjam. Ini keponakan saya demam, dan AC nya agak dingin. Kasian dia jadi agak nggak nyaman.”

“Sebentar saya bilang ke kondektur dulu ya.”

“Baik, Pak. Terima kasih.”

Nggak lama pak kondekturnya datang ke gerbong kami.

“Adeknya demam ya, Buk?”

“Iya, Pak.”

“Jadi gini, Buk.. kalau perjalanan siang hari, kereta api memang tidak menyediakan selimut. Kalau adeknya diperiksa sama petugas kesehatan, mau?”

“Boleh, Pak.”

“Tiga puluh menit lagi kita tiba di stasiun berikutnya. Nanti akan ada petugas yang datang memeriksa. Bisa saya pinjam tiketnya adek?”

Setelah ngecek tiket, trus difoto. Pak kondekturnya pamit, dan bilang mau mengatur ulang suhu AC gerbong kami.

Tak cuma sekali itu diperiksa, ketika kereta berhenti di stasiun berikut setelah pemeriksaan pertama, ada lagi petugas kesehatan yang datang memeriksa. Memastikan obat sudah diminumkan dan tak ada tanda kegawatdaruratan.

Perhatian kayak gini penting banget menurutku. Apalagi kita ibu-ibu yang bepergian dengan balita. Walaupun cuma demam, tapi setidaknya kalau ada hal yang lebih serius, ada pihak lain yang bisa diminta bantuannya.

***
Tidak hanya menceritakan pengalaman tersebut, Ananta juga menuliskan pengalaman dari teman suaminya saat naik kereta api. Berikut cerita yang juga diambil dari akun facebook Ananta.

Lain waktu..

Temannya suami pernah meminta kedua anaknya yang masih sekolah (SMP dan SD) untuk liburan ke Jogja. Anak-anaknya tinggal di Bandung bersama ibunya. Kakak beradik ini berangkat berdua aja tanpa orang dewasa. Itu perjalanan pertama mereka.

Setelah kereta berangkat, teman suami nelpon anaknya, minta nomor hp kondektur yang sedang bertugas saat itu. Kemudian kondekturnya dihubungi, diceritakan soal anak-anak, dan dia menitipkan anak-anaknya, minta tolong diawasi.

Setiap berhenti di stasiun, teman suami dikabari oleh kondekturnya. Ketika udah sampai di Jogja, kondekturnya memastikan anak-anak ini ketemu sama ayahnya, dengan meminta tolong rekannya yang lain karena beliau masih harus melanjutkan tugas di kereta.

***

Di setiap gerbong kereta ada nomor hp kondektur yang sedang bertugas. Nggak usah sungkan untuk menghubungi jika butuh bantuan. Tapi kalau butuh uang, kayaknya salah sasaran 😌

Dalam postingannya tidak lupa juga ia mengucapkan terimakasih kepada PT KAI (Persero) serta kondektur kereta yang diketahui bernama Rully.

Sebelumnya Mahfud MD pun menuliskan cuitan serupa dimana ia merasa puas dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh PT KAI. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dan pelayanan yang diberikan oleh PT KAI terus mengalami peningkatan demi menjamin kenyamanan para pengguna jasa mereka.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed