Headline.co.id, Sleman ~ Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman memperkuat pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kerja sama dengan Sekolah GISTRAV Islamia, Kapanewon Ngaglik, Sleman. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berdurasi dua tahun dan pencanangan Deklarasi GISTRAV Bersinar (Bersih Narkoba) pada Senin (28/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 389 siswa jenjang KB-TK, SD, hingga SMP serta 17 perwakilan guru melalui aksi Handprint Commitment sebagai bentuk penolakan terhadap narkoba. Langkah tersebut ditempuh untuk membangun ketahanan diri dan karakter anak sejak dini sekaligus memperkuat ekosistem sekolah dalam mendukung program pencegahan narkotika.
BNNK Sleman Perluas P4GN di Lingkungan Pendidikan
Kerja sama BNNK Sleman dan GISTRAV Islamia merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di sektor pendidikan dasar.
Melalui PKS tersebut, BNNK Sleman memproyeksikan peningkatan literasi siswa mengenai bahaya narkoba. Kesepahaman itu juga diarahkan untuk memperkokoh peran seluruh unsur dalam ekosistem sekolah agar pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab siswa, tetapi turut didukung guru dan lingkungan pendidikan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kepala BNNK Sleman Teguh Tri Prasetya menegaskan pentingnya intervensi di lingkungan sekolah. Menurut dia, langkah tersebut krusial untuk membangun ketahanan diri dan karakter anak sejak usia dini.
Penguatan edukasi di sekolah juga dikaitkan dengan upaya mempersiapkan generasi yang mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Deklarasi Tolak Narkoba Libatkan 389 Siswa
Pencanangan Deklarasi GISTRAV Bersinar ditandai dengan aksi Handprint Commitment. Aksi ini diikuti 389 siswa dari jenjang KB-TK, SD, hingga SMP. Sebanyak 17 perwakilan guru turut mengawal kegiatan tersebut.
Pelibatan siswa dan guru menjadi simbol komitmen bersama untuk menolak narkoba di lingkungan sekolah. Kegiatan itu dirancang agar pesan pencegahan dapat diterima sesuai jenjang pendidikan dan tahapan perkembangan peserta didik.
Untuk siswa KB-TK, panitia menyiapkan sesi pengenalan pola hidup sehat. Sementara itu, pelajar SD dan SMP mengikuti sosialisasi mengenai bahaya narkoba.
Pemisahan materi tersebut dilakukan agar edukasi dapat disampaikan secara proporsional sesuai usia siswa. Dengan demikian, pesan yang diberikan kepada peserta didik disesuaikan dengan kebutuhan dan tahapan psikologis masing-masing jenjang.
PKS Ditandatangani Tiga Satuan Pendidikan
Penandatanganan pakta kerja sama diwakili oleh Kepala KB-TK Furi Desira Pelawi, Kepala SD Hemas Putri Pradana, dan Kepala SMP Yuli Widiyatmoko.
Ketua Yayasan GISTRAV Islamia School Jogja Nur Hidayat menyambut positif keterlibatan BNNK Sleman dalam memberikan edukasi kepada pelajar. Ia meyakini pencegahan paling efektif dimulai dari edukasi, keteladanan, serta penciptaan lingkungan yang sehat.
Pendekatan tersebut dinilai perlu diterapkan dengan mempertimbangkan tahapan psikologis usia anak. Karena itu, lingkungan sekolah diposisikan sebagai ruang penting untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat dan membangun pemahaman mengenai penolakan terhadap narkoba.
Bagian dari Program ANANDA BERSINAR
Rangkaian deklarasi dan edukasi di GISTRAV Islamia merupakan bagian dari program Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika (ANANDA BERSINAR).
Program tersebut diharapkan dapat mendukung tercapainya Sleman Sembada Bersinar. Melalui kerja sama selama dua tahun, BNNK Sleman dan GISTRAV Islamia memperkuat komitmen pencegahan narkoba dengan menempatkan edukasi, keteladanan, serta keterlibatan ekosistem sekolah sebagai unsur utama.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















