Headline.co.id ~ MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi kembali menjadi perhatian menjelang balapan akhir pekan ini karena sejarahnya dipenuhi duel lap terakhir, perubahan cuaca, dan momen yang mengubah hasil kejuaraan. Motul Grand Prix of Japan menghadirkan kesempatan baru bagi para pembalap untuk menciptakan sejarah, sementara Jorge Martin dari Aprilia Racing berusaha memperlebar keunggulannya di klasemen. Sebelum balapan berlangsung, sejumlah momen penting di Motegi kembali dikenang, mulai dari penentuan juara dunia Casey Stoner pada 2007 hingga gelar Marc Marquez pada 2018.
Motegi dikenal sebagai salah satu akhir pekan paling menonjol dalam kalender karena persaingan ketat dan kondisi balapan yang sulit diprediksi. Beberapa edisi MotoGP Jepang bahkan ditentukan oleh pertarungan di lap terakhir, pergantian motor akibat perubahan kondisi lintasan, serta kesalahan yang berdampak langsung pada perebutan gelar juara dunia.
MotoGP Jepang 2007: Ducati dan Gelar Casey Stoner
Grand Prix Jepang 2007 menjadi hari yang tidak akan dilupakan Ducati. Dani Pedrosa sempat memimpin pada fase awal dalam kondisi yang sulit sebelum Casey Stoner merebut posisi terdepan dan terlibat persaingan dengan Marco Melandri.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Di sisi lain, Valentino Rossi mulai mendekati posisi podium ketika perubahan kondisi lintasan memaksa para pembalap melakukan pergantian motor melalui skema flag-to-flag. Namun, peluang Rossi meraih hasil terbaik mulai menjauh setelah ia sempat kembali masuk pit dan kemudian keluar lintasan.
Loris Capirossi akhirnya memenangi balapan tersebut. Namun, hasil yang paling menentukan terjadi pada perebutan gelar. Stoner finis di posisi keenam, sedangkan Rossi berada di posisi ke-13. Kombinasi hasil itu cukup untuk mengantarkan pembalap Australia tersebut menjadi Juara Dunia 2007.
Persaingan Rekan Setim pada MotoGP Jepang 2010
Edisi 2010 juga menghadirkan salah satu duel yang paling dikenang di Motegi. Balapan itu berlangsung dalam persaingan penting untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2010, sementara Dani Pedrosa harus absen setelah mengalami kecelakaan pada Jumat.
Casey Stoner memegang kendali pada tahap awal balapan dan mendapat tekanan dari Andrea Dovizioso. Pada saat yang sama, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi bertarung untuk posisi ketiga. Rossi berhasil berada di depan Lorenzo dalam persaingan yang menghasilkan salah satu momen ikonik di Motegi.
Stoner kemudian mengamankan kemenangan dengan keunggulan 3,868 detik atas Dovizioso. Rossi finis di posisi ketiga, hanya unggul 0,514 detik dari Lorenzo.
Dani Pedrosa Balikkan Keadaan pada 2015
Balapan MotoGP Jepang 2015 menjadi bagian penting dari persaingan gelar yang berlangsung ketat. Jorge Lorenzo memimpin pada fase awal ketika balapan dimulai dalam kondisi basah. Dani Pedrosa kemudian menempatkan diri dalam persaingan podium setelah melewati Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi.
Pedrosa terus menekan Lorenzo dan memburu posisi terdepan. Dengan tujuh lap tersisa, ia berhasil melakukan manuver untuk mengambil alih pimpinan balapan. Pedrosa akhirnya meraih kemenangan dengan keunggulan 8,573 detik atas Rossi.
Hasil tersebut membuat Rossi memperlebar keunggulannya di klasemen kejuaraan menjadi 18 poin. Keuntungan itu semakin besar setelah Lorenzo melakukan kesalahan ketika balapan menyisakan lima lap.
Duel Lap Terakhir dan Gelar Marc Marquez
Hujan mewarnai MotoGP Jepang 2017, dengan Johann Zarco memulai balapan dari pole position. Marc Marquez langsung merebut posisi terdepan di Tikungan 1. Posisi pertama kemudian beberapa kali berpindah tangan, termasuk kepada Lorenzo dan Danilo Petrucci.
Memasuki fase akhir, Petrucci turun ke posisi ketiga. Situasi tersebut membuka jalan bagi duel besar Marquez dan Dovizioso. Persaingan keduanya mencapai puncak pada lap terakhir ketika Dovizioso melancarkan manuver penentu di Tikungan 11.
Dovizioso memenangi balapan dengan selisih hanya 0,249 detik atas Marquez. Marquez finis kedua, sedangkan Petrucci melengkapi podium.
Setahun kemudian, Motegi kembali menjadi lokasi penentuan gelar dunia. Marc Marquez datang ke Jepang pada 2018 dengan peluang menjadi juara dunia. Pada balapan yang berlangsung dalam cuaca cerah, Dovizioso memimpin lap-lap awal dengan tujuan menghentikan Marquez meraih gelar berikutnya.
Marquez melakukan manuver penting di Tikungan 9 ketika balapan menyisakan empat lap. Namun, penentuan gelar baru terjadi pada lap sebelum terakhir setelah Dovizioso terjatuh. Insiden tersebut memastikan Marquez menjadi Juara Dunia MotoGP 2018.
Selain rangkaian momen tersebut, Motegi juga menyimpan kemenangan kandang Makoto Tamada pada 2004, insiden Valentino Rossi dan Marco Melandri pada 2005, serta kemenangan Jack Miller pada 2022. Dengan sejarah itu, MotoGP Jepang kembali dinantikan, terutama karena Martin dari Aprilia Racing berusaha memperpanjang keunggulan di klasemen.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















