Headline.co.id, Padang ~ Pemerintah Kota Padang memperkuat pendataan perlindungan sosial (perlinsos) dengan mendatangi rumah warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di RW 11 dan RW 17, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (18/8/2026). Layanan jemput bola itu dilakukan untuk menjangkau warga yang memiliki keterbatasan mobilitas dan kesulitan mendatangi kantor kelurahan. Petugas membantu proses pendaftaran serta menghimpun data warga secara lebih lengkap agar program perlindungan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kegiatan pendataan perlinsos tersebut melibatkan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Koto Tangah bersama jajaran, serta Ketua dan kader Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kelurahan Batipuh Panjang. Dengan mendatangi langsung rumah warga, pemerintah berupaya memastikan kendala fisik, usia, dan keterbatasan mobilitas tidak menghalangi akses masyarakat rentan terhadap layanan perlindungan sosial.
Pendataan Perlinsos Menjangkau Warga di Rumah
Petugas tidak menunggu warga datang ke lokasi pelayanan. Mereka mendatangi rumah lansia dan penyandang disabilitas untuk membantu pendaftaran sekaligus memastikan informasi yang diperlukan dapat dikumpulkan secara lebih lengkap.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah ini dilakukan karena sebagian warga mengalami kesulitan untuk mengakses layanan pemerintahan secara langsung. Melalui pendekatan jemput bola, proses pendataan dapat dilakukan di lingkungan tempat tinggal warga yang menjadi sasaran layanan.
Pemerintah Kota Padang menilai data yang akurat merupakan salah satu kunci dalam penyaluran program perlindungan sosial. Data lapangan yang lebih lengkap diharapkan membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi masyarakat secara lebih faktual serta memperkuat ketepatan sasaran berbagai program bantuan dan perlindungan sosial.
Kasi Kesos Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar, mengatakan layanan tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah untuk menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
“Kehadiran kami langsung di tengah-tengah masyarakat, khususnya para lansia dan penyandang disabilitas, adalah wujud komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak perlindungan sosial,” ujar Wahyudi.
Data Lapangan untuk Memperkuat Ketepatan Sasaran
Menurut Wahyudi, layanan jemput bola tidak hanya memudahkan warga dalam proses pendataan. Pendekatan tersebut juga membantu pemerintah mendapatkan informasi mengenai kondisi masyarakat secara lebih faktual di tingkat lapangan.
Data yang dihimpun selanjutnya dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketepatan sasaran program perlindungan sosial. Dengan demikian, warga rentan tidak kehilangan akses hanya karena kendala fisik, usia, atau keterbatasan mobilitas.
Pendataan juga dipandang tidak sekadar sebagai proses administratif. Ketepatan informasi mengenai kondisi warga menjadi dasar agar berbagai program bantuan dan perlindungan sosial dapat diterima oleh kelompok yang tepat.
Sinergi pemerintah kecamatan, kelurahan, dan kader TP-PKK diharapkan mampu memperkuat validasi data. Kolaborasi tersebut juga ditujukan untuk mempercepat identifikasi warga yang membutuhkan intervensi perlindungan sosial.
TP-PKK Perkuat Pendataan hingga Tingkat Keluarga
Ketua TP-PKK Kelurahan Batipuh Panjang, Refi Putra Herianto, mengatakan keterlibatan kader PKK menjadi bagian dari penguatan pendataan hingga tingkat keluarga. Kader ikut mendukung pemerintah dalam memastikan warga rentan memperoleh akses layanan yang lebih mudah.
“Pendataan jemput bola ini merupakan langkah nyata TP-PKK Kelurahan Batipuh Panjang untuk hadir memberikan perhatian dan kepedulian, memastikan saudara-saudara kita yang rentan mendapatkan akses layanan perlindungan sosial dengan mudah,” ungkap Refi.
Keterlibatan kader di tingkat kelurahan menjadi bagian dari sinergi pelayanan bersama jajaran Kecamatan Koto Tangah. Pendataan dilakukan dengan mendatangi langsung warga yang menjadi sasaran, bukan hanya mengandalkan kehadiran masyarakat di lokasi pelayanan.
Melalui layanan tersebut, Pemko Padang berupaya memastikan tidak ada warga yang terlewat dari pendataan kesejahteraan sosial. Pemerintah menempatkan ketepatan data sebagai fondasi untuk menyalurkan program perlindungan sosial kepada masyarakat yang sesuai kriteria dan membutuhkan dukungan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















