Sebelumnya, tentang jasad Kiai Anwar yang masih utuh viral di media sosial. Banyak netizen yang merasa heran karena jasad tersebut sudah terkubur puluhan tahun. Jari kaki hingga kepala masih menyambung. Kemudian kain kafan pun tidak ada yang robek.
Menurut kesaksian sang putra, Moch Munib, keseharian kiai semasa hidup tidak pernah lepas dari zikir. Ia menambahkan bahwa Abah Kiayi Anwar juga pernah menjadi Ketua Tarekat Muttabar Amadiyah dan sesepuh Tarekat Kodiriyah wa Nasyabandiah.
yang mana, kedua tarekat tersebut rutin menggelar zikir bersama. Yakni usai salat subuh dan magrib. Tentang ibadah lain yang dilakukan sang ayah, Munib mengaku tidak memperhatikan secara khusus. Termasuk ibadah puasa yang setahu Munib hanya dilakukan saat Ramadan saja.
Jasad Kyai Anwar Sudibyo dipindahkan ke makam keluarga pada Kamis (14/3). Pemindahan makam itu atas inisiatif Banser yang ingin makam ulamanya tidak berhimpitan dengan makam warga sekitar di TPU desa itu.
Atas izin keluarga almarhum, pemindahan makam dilakukan dengan menggali kubur dan mengangkat jasad sang kiai yang telah terkubur selama 31 tahun. Saat diangkat, banyak warga yang menyaksikan jasad tersebut dalam kondisi utuh. Tidak lama kemudian, kejadian tersebut viral di media sosial.


















