Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang merencanakan penataan terpadu di kawasan Kuala Selat dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Proyek ini mencakup pembangunan pemecah gelombang dan pengembangan kampung nelayan. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah abrasi dan meningkatkan perekonomian lokal melalui sektor perikanan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lumajang, Budi Santoso, menjelaskan bahwa pembangunan pemecah gelombang diharapkan dapat mengurangi dampak abrasi yang selama ini mengancam pemukiman warga. “Dengan adanya pemecah gelombang, kita berharap bisa melindungi garis pantai dan menjaga ekosistem laut,” ujarnya.
Selain itu, pengembangan kampung nelayan juga menjadi fokus utama dalam proyek ini. Pemerintah berencana membangun fasilitas pendukung seperti tempat pelelangan ikan dan pusat pelatihan bagi nelayan. “Kami ingin memberdayakan nelayan lokal agar mereka bisa meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan keluarga,” tambah Budi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Proyek ini direncanakan akan dimulai pada awal tahun 2027 dan diharapkan selesai dalam waktu dua tahun. Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaan agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan dan harapan warga setempat.
















