Headline.co.id, Jakarta ~ Alonso Lopez dari ITALJET Gresini Moto2 berhasil meraih kemenangan pertamanya sejak GP Qatar 2024 dalam balapan Moto2 di MotorLand Aragon. Pembalap Spanyol ini menyelesaikan akhir pekan yang sempurna dengan memenangkan balapan 19 lap, mengalahkan Izan Guevara dari BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 dengan selisih 0,8 detik. Guevara, yang berada di posisi kedua dalam klasemen, berhasil menahan David Alonso dari CFMOTO Inde Aspar Team dalam pertarungan sengit di lap terakhir untuk mengamankan 20 poin penting.
Lopez memulai balapan dari posisi pole pertamanya dalam tiga tahun dan langsung memimpin dengan mudah. Posisi empat besar tetap tidak berubah dengan Guevara, Daniel Holgado dari CFMOTO Inde Aspar Team, dan Gonzalez mempertahankan posisi mereka. Collin Veijer dari Red Bull KTM Ajo berhasil melompati Alonso untuk posisi kelima, sementara Senna Agius dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP dan Ivan Ortola dari QJMOTOR – Reverte – MSI membuat start agresif dari posisi lebih rendah di grid, naik ke posisi ketujuh dan kedelapan.
Pada lap kelima dari 19, sembilan pembalap terdepan, hingga Angel Piqueras dari QJMOTOR – Reverte – MSI, hanya terpisah lebih dari dua setengah detik. Di akhir lap tersebut, Lopez mencatatkan lap tercepat untuk memperlebar jarak dengan Guevara lebih dari setengah detik. Memasuki lap kesepuluh, balapan mulai memanas. Veijer, yang gagal di lap sebelumnya, berhasil menyalip Holgado di Tikungan 16 untuk naik ke posisi ketiga, sementara Alonso menyalip pemimpin klasemen di Tikungan 1.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pada lap berikutnya, Alonso kembali menyalip rekan setimnya, Holgado, untuk posisi keempat di Tikungan 1. Agius kemudian menyalip Holgado di Tikungan 13 pada lap ke-13 untuk posisi kelima. Gonzalez juga berhasil melewati Holgado, tetapi empat pembalap terdepan sudah lebih dari satu detik di depan kelompok Agius, Gonzalez, Holgado, dan Ortola.
Empat pembalap terdepan tersebut adalah Lopez, Guevara, Veijer, dan Alonso. Setelah kehilangan posisi ketiga dari Alonso di Tikungan 1, Veijer mengalami kecelakaan cepat di Tikungan 4 yang mengakhiri harapannya untuk podium. Di belakang, Gonzalez kehilangan beberapa posisi setelah hampir bersentuhan dengan rekan setimnya, Agius, di Tikungan 1. Dengan lima lap tersisa, Gonzalez berada di posisi ketujuh.
Di tahap akhir balapan, pertanyaan utamanya adalah apakah Guevara atau Alonso bisa mengejar Lopez. Kekhawatiran tentang daya tahan ban belakang tidak muncul dari pemegang pole, dan dengan dua lap tersisa, Lopez unggul 0,7 detik dari Guevara, yang diikuti ketat oleh Alonso. Pada lap terakhir, Lopez memimpin dengan 0,6 detik, sementara Alonso menjadi yang tercepat di tiga pembalap terdepan. Namun, tanpa kesalahan, Lopez sudah mengamankan kemenangan ini.
Guevara harus berjuang keras untuk menahan Alonso, dan keduanya bertarung di Tikungan 8. Kesalahan kecil di Tikungan 14 membuat Guevara kehilangan jalur ideal di Tikungan 15 dan memberikan Alonso kesempatan. Alonso mencoba menyalip di dalam, tetapi terlalu cepat sehingga Guevara bisa kembali menyalip dan mengamankan 20 poin penting. Ini adalah kebangkitan besar bagi Alonso setelah akhir pekan yang buruk di Silverstone.
Di depan, Lopez menyelesaikan akhir pekan yang sempurna dengan kemenangan dari awal hingga akhir tanpa kesalahan. Kemenangan ini terasa manis bagi Lopez yang baru saja pulih dari cedera tangan beberapa minggu lalu. Sementara itu, Agius dan Ortola menyelesaikan balapan di lima besar, mendapatkan poin penting atas Gonzalez yang kini memimpin klasemen dengan selisih 32,5 poin menjelang balapan ganda di Misano dan Red Bull Ring.
Holgado harus puas di posisi ketujuh, sementara Deniz Öncü dari ELF Marc VDS Racing Team mengulangi hasil terbaik musimnya dengan finis kedelapan dari posisi 18 di grid. Alex Escrig dari KLINT Racing Team bangkit dari insiden kecil di awal balapan untuk finis kesembilan, dan Adrian Huertas dari Italtrans Racing Team melengkapi sepuluh besar di Aragon.
Kejuaraan Moto2 semakin ketat dan para penggemar kini menantikan aksi seru berikutnya di Misano dalam waktu kurang dari dua minggu.



















