Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang disebabkan oleh paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya kasus kebakaran hutan di beberapa wilayah di Indonesia yang berdampak pada kualitas udara.
Menurut Kemenkes, asap dari kebakaran hutan mengandung partikel berbahaya yang dapat memicu gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah jika kualitas udara memburuk.
Kemenkes juga menyarankan agar masyarakat memperhatikan informasi kualitas udara dari sumber resmi dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala ISPA seperti batuk, sesak napas, atau sakit tenggorokan. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah pencegahan, Kemenkes bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan upaya penanggulangan kebakaran hutan. Edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya asap dan cara pencegahannya juga terus dilakukan agar dampak kesehatan dari karhutla dapat diminimalisir.















