Headline.co.id, Jakarta ~ (Kemenag) — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menekankan pentingnya masyarakat mengetahui dan merasakan manfaat dari program-program Kementerian Agama. Hal ini disampaikan dalam Webinar Penguatan Tata Kelola Kehumasan yang diselenggarakan oleh Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik serta menyelaraskan strategi kehumasan kementerian.
Dalam kesempatan tersebut, Kamaruddin mengapresiasi capaian yang telah diraih oleh insan humas Kementerian Agama di tingkat pusat dan daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa perbaikan harus terus dilakukan. Tantangan yang ada, menurutnya, adalah memastikan informasi mengenai program dan kegiatan kementerian dapat menjangkau masyarakat luas. “Masih banyak tantangan yang harus kita hadapi, masih banyak hal-hal baik yang harus kita lakukan,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Kamaruddin menegaskan bahwa ukuran keberhasilan komunikasi publik dapat dilihat dari sejauh mana masyarakat mengenal dan merasakan dampak program-program Kementerian Agama. Ia menyatakan, “Ukuran kinerja kita bisa dilihat dari sejauh mana masyarakat mengetahui program-program Kementerian Agama dan sejauh mana program-program itu dirasakan dampaknya oleh masyarakat.”
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kementerian Agama, lanjut Kamaruddin, memiliki hampir 3.000 pranata humas dan SDM kehumasan yang tersebar di berbagai satuan kerja. Tantangan berikutnya adalah membangun sinergi yang kuat pusat dan daerah. Namun, keberhasilan komunikasi publik tidak hanya bergantung pada pranata humas, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif dari para pimpinan di semua tingkatan. Ia menekankan pentingnya pimpinan menjadi agen komunikasi publik yang aktif mempromosikan dan menyebarluaskan praktik baik kementerian.
Kamaruddin juga menekankan bahwa penyebarluasan program dan capaian kementerian kepada masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah. Masyarakat berhak mengetahui kerja dan program yang dilaksanakan dengan anggaran negara. Ia berharap penguatan tata kelola kehumasan dapat memperkuat sinergi komunikasi publik Kementerian Agama secara nasional, dengan insan humas yang memahami program prioritas dan mengangkat dampak nyata dari kebijakan yang menyentuh masyarakat. Tantangan ke depan adalah memastikan informasi yang disampaikan relevan, tepat, dan menunjukkan manfaat nyata bagi masyarakat.














