Headline.co.id, Manggarai ~ Polda Jawa Tengah mengirimkan tim trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil setelah serangkaian gempa mengguncang wilayah tersebut, termasuk gempa bermagnitudo 3,6 dan 4,4 yang mengguncang Mbay, Nagekeo, serta gempa bermagnitudo 4,1 dan 4,5 di Ruteng, Manggarai. Pengiriman tim ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis kepada masyarakat yang mengalami trauma akibat bencana alam tersebut.
Tim trauma healing dari Polda Jawa Tengah terdiri dari para ahli yang berpengalaman dalam menangani kasus-kasus trauma pasca bencana. Mereka akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait di NTT untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan efektif. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Iqbal Alqudusy, menyatakan bahwa tim ini akan fokus pada pemulihan mental warga, terutama anak-anak dan kelompok rentan lainnya.
Selain memberikan dukungan psikologis, tim juga akan melakukan berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengurangi stres dan kecemasan di kalangan warga. Kegiatan ini meliputi sesi konseling, permainan edukatif, dan aktivitas kelompok yang bertujuan untuk membangun kembali semangat dan kepercayaan diri masyarakat. Kombes Pol. Iqbal menambahkan bahwa pendekatan ini diharapkan dapat membantu warga untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di NTT dan siap menambah jumlah personel jika diperlukan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, baik secara fisik maupun mental. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan proses pemulihan di NTT dapat berjalan lebih cepat dan efektif.


















