Selain risiko pidana, masyarakat juga perlu mewaspadai tautan palsu yang menggunakan judul “Yank Uwes Yank” sebagai umpan. Tingginya rasa penasaran pengguna internet kerap dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan tautan phishing, halaman palsu, atau berkas berbahaya.
Akun @Siska_Melani mengingatkan pengguna media sosial agar tidak sembarangan membuka tautan yang dibagikan oleh akun atau orang tidak dikenal.
“Banyak link jebakan bertebaran pakai judul video ini. Awas kena scam sama phishing, jangan asal klik link dari orang gak dikenal!” tulisnya.
Tautan phishing dapat diarahkan ke halaman yang meminta pengguna mengisi nama akun, kata sandi, nomor telepon, kode verifikasi, atau informasi pribadi lainnya. Pengguna juga berisiko diarahkan untuk mengunduh berkas yang dapat membahayakan perangkat.
Masyarakat disarankan tidak membuka tautan yang sumbernya tidak jelas, terutama apabila tautan tersebut menjanjikan akses terhadap video viral. Pengguna juga perlu menghindari memasukkan informasi pribadi pada halaman yang muncul setelah tautan dibuka.
Fenomena “Yank Uwes Yank” memperlihatkan bagaimana sebuah potongan video dapat menyebar cepat melalui media sosial dan platform berbagi file. Di tengah tingginya rasa penasaran, masyarakat perlu mengutamakan kehati-hatian, tidak menyebarkan konten sensitif, serta melindungi data pribadi dari ancaman penipuan digital.





















