Headline.co.id, Jakarta ~ PT Pertamina Patra Niaga berupaya meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi di sekitar wilayah operasional Integrated Terminal (IT) Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Upaya ini dilakukan melalui program Community Involvement & Development (CID) yang dikenal dengan nama Gerakan Balongan Sehat dan Sejahtera (GARBATERA).
Kitty Andhora, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa kesehatan dan pemberdayaan masyarakat adalah dua fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang mandiri. Menurutnya, ini juga merupakan investasi penting bagi penguatan bangsa di masa depan. “Program GARBATERA dirancang secara terpadu untuk menangani kasus stunting, pemenuhan gizi anak dan ibu hamil, pencegahan penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), serta pengembangan UMKM lokal,” kata Kitty dalam keterangan resmi, Rabu (22/7/2026).
Program GARBATERA yang dimulai sejak 2025 ini diawali dengan intervensi kasus stunting di Desa Balongan. Selain itu, program ini juga memperkuat kampanye NASIHAT (Istana Ibu dan Anak) melalui penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diolah oleh Kelompok Olahan Makanan Sehat (OMSET).
Menanggapi kasus DBD di Indramayu, Pertamina juga memfasilitasi pelatihan kader Posyandu 3M Plus, menyediakan alat fogging, dan membagikan PMT kepada ratusan balita serta ibu hamil. Memasuki tahun 2026, Pertamina Patra Niaga IT Balongan melanjutkan rangkaian kegiatan berkelanjutan. Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam Program Desa Energi Berdikari kepada Kelompok Tani Ragem Jaya di Desa Tegalurung pada Maret 2026.
Pada Mei 2026, kegiatan dilanjutkan dengan agenda pelatihan peningkatan kapasitas pengolahan ikan bagi Kelompok OMSET yang diselenggarakan bersama Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (DISKOPDAGIN) Kabupaten Indramayu.


















