Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Peristiwa

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Sering Turun Saat Musim Kemarau, Ini Penjelasannya

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Peristiwa
Reading Time: 7 mins read
407 17
A A
0
BMKG Beberkan Prediksi Cuaca Awal Juli 2026, MJO dan Gelombang Kelvin Picu Hujan di Indonesia

BMKG Beberkan Prediksi Cuaca Awal Juli 2026, MJO dan Gelombang Kelvin Picu Hujan di Indonesia

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Contents

  • 1. Highlight Berita BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Sering Turun Saat Musim Kemarau, Ini Penjelasannya:
    • 1.1. Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pawai HUT ke-81 RI di Jakarta
    • 1.2. Wisatawan Karanganyar Meninggal Mendadak di Pantai Sanglen Gunungkidul, Sempat Terlihat Bermain Pagi Hari
  • 2. Musim Kemarau Tidak Menghilangkan Potensi Hujan
  • 3. BMKG Beberkan Faktor Penyebab Hujan Masih Terjadi
  • 4. Bibit Siklon dan Gelombang Atmosfer Ikut Berpengaruh
  • 5. BMKG Minta Masyarakat Tetap Waspada

Highlight Berita BMKG Ungkap Penyebab Hujan Masih Sering Turun Saat Musim Kemarau, Ini Penjelasannya:

  • BMKG mengungkap penyebab hujan masih sering turun meski sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau.
  • Prediksi cuaca sepekan 30 Juni–6 Juli 2026 menunjukkan 83 Zona Musim (ZOM) diperkirakan memasuki puncak musim kemarau pada Juli 2026.
  • BMKG menegaskan musim kemarau tidak berarti seluruh wilayah Indonesia bebas dari hujan.
  • Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) masih memengaruhi wilayah Samudra Hindia barat Sumatera, Maluku, Papua, dan Laut Arafuru.
  • Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuator masih aktif sehingga mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
  • Keberadaan sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatera Barat, Selat Makassar, dan Samudra Pasifik utara Papua turut meningkatkan peluang hujan.
  • Bibit Siklon Tropis 96W di Samudra Pasifik juga menjadi salah satu faktor yang memicu pertumbuhan awan hujan.
  • BMKG menyebut kondisi atmosfer lokal yang masih labil membuat hujan berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan meski sedang musim kemarau.
  • Masyarakat di wilayah yang telah memasuki musim kemarau diimbau mengantisipasi cuaca panas dengan menjaga kecukupan cairan tubuh dan menghindari paparan sinar matahari berlebihan.
  • BMKG meminta masyarakat di daerah yang masih berpotensi hujan meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir, tanah longsor, pohon tumbang, sambaran petir, dan gangguan perjalanan.

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap alasan mengapa hujan masih sering terjadi di sejumlah wilayah Indonesia meski musim kemarau mulai meluas. Dalam prediksi cuaca sepekan periode 30 Juni hingga 6 Juli 2026, BMKG menjelaskan bahwa berbagai fenomena atmosfer masih aktif sehingga mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai daerah. Kondisi tersebut menjadi penjelasan mengapa prakiraan cuaca hari ini maupun prediksi cuaca besok di beberapa wilayah masih menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat.

Melalui informasi resmi yang diterima Headline.co.id, BMKG menyebut sebanyak 83 Zona Musim (ZOM) diperkirakan memasuki puncak musim kemarau sepanjang Juli 2026. Namun, kondisi atmosfer yang dinamis menyebabkan hujan tetap berpotensi turun, terutama di wilayah Indonesia bagian utara, kawasan ekuator, serta sejumlah daerah di Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

You might also like

Pawai Monas-Bundaran HI Warnai HUT ke-81 RI, Korlantas Polri Siagakan Rekayasa Lalu Lintas

Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pawai HUT ke-81 RI di Jakarta

17 August 2026
Tragis, Wisatawan Karanganyar Meninggal Mendadak saat Berada di Pantai Sanglen Gunungkidul

Wisatawan Karanganyar Meninggal Mendadak di Pantai Sanglen Gunungkidul, Sempat Terlihat Bermain Pagi Hari

17 August 2026

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap musim kemarau identik dengan cuaca cerah setiap hari. Sebaliknya, masyarakat tetap diminta mengikuti perkembangan informasi cuaca karena perubahan kondisi atmosfer dapat memicu hujan sewaktu-waktu.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Musim Kemarau Tidak Menghilangkan Potensi Hujan

BMKG menjelaskan bahwa musim kemarau yang mulai meluas hanya ditandai dengan menurunnya curah hujan secara umum di berbagai wilayah Indonesia.

Pada dasarian pertama Juli, curah hujan kategori rendah diperkirakan mendominasi sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Banten hingga Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan sebagian besar Papua.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak berarti hujan akan berhenti sepenuhnya.

“Meski musim kemarau semakin meluas, peluang hujan masih tetap ada di sejumlah wilayah,” tulis BMKG dalam informasi prakiraan cuaca periode 30 Juni–6 Juli 2026.

BMKG Beberkan Faktor Penyebab Hujan Masih Terjadi

BMKG menjelaskan terdapat sejumlah fenomena atmosfer yang masih aktif sehingga mendukung pembentukan awan hujan di Indonesia.

Faktor pertama adalah aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diperkirakan masih memengaruhi wilayah Samudra Hindia barat Sumatera, Maluku, Papua, dan Laut Arafuru.

Selain itu, Gelombang Rossby Ekuator diperkirakan aktif di Samudra Hindia barat Sumatera, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, dan Samudra Pasifik utara Maluku.

BMKG juga mencatat Gelombang Kelvin masih signifikan di wilayah Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Selat Karimata, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, hingga Sulawesi Barat.

Tidak hanya itu, keberadaan sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatera Barat, Selat Makassar, dan Samudra Pasifik utara Papua turut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

“Kondisi atmosfer lokal di beberapa wilayah juga masih menunjukkan tingkat labilitas yang mendukung proses konveksi. Dengan kombinasi berbagai faktor tersebut, hujan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun secara umum sebagian wilayah telah memasuki periode musim kemarau,” jelas BMKG.

Bibit Siklon dan Gelombang Atmosfer Ikut Berpengaruh

Dalam pemantauan sebelumnya, BMKG juga mencatat adanya Gelombang Kelvin di sebagian wilayah Sumatera serta aktivitas MJO yang aktif secara spasial di Sumatera dan Papua.

Selain itu, keberadaan bibit Siklon Tropis 96W di Samudra Pasifik dan sirkulasi siklonik di wilayah Papua ikut membentuk daerah konvergensi maupun belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Fenomena-fenomena atmosfer tersebut menjadi salah satu penyebab masih tingginya peluang hujan meskipun sebagian besar wilayah mulai memasuki musim kemarau.

BMKG Minta Masyarakat Tetap Waspada

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap mencermati perkembangan cuaca selama sepekan ke depan karena kondisi atmosfer masih berubah secara dinamis.

“BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap mencermati perkembangan cuaca dalam sepekan ke depan, mengingat kondisi atmosfer di Indonesia yang dinamis,” tulis BMKG.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah yang telah memasuki musim kemarau, BMKG meminta agar mengantisipasi cuaca yang cenderung lebih cerah dan panas dengan menjaga kecukupan cairan tubuh serta menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, masyarakat di daerah yang masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, gangguan perjalanan, hingga berkurangnya jarak pandang.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan informasi cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial resmi BMKG, sehingga dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini terhadap potensi dampak cuaca.

Tags: BMKGCuaca BesokCuaca Hari iniKenapa Hujanprediksi cuaca

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Pawai Monas-Bundaran HI Warnai HUT ke-81 RI, Korlantas Polri Siagakan Rekayasa Lalu Lintas

Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pawai HUT ke-81 RI di Jakarta

by Lia
17 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Korlantas Polri bersama Ditlantas Polda Metro Jaya...

Tragis, Wisatawan Karanganyar Meninggal Mendadak saat Berada di Pantai Sanglen Gunungkidul

Wisatawan Karanganyar Meninggal Mendadak di Pantai Sanglen Gunungkidul, Sempat Terlihat Bermain Pagi Hari

by Wawan
17 August 2026
0

Highlight Berita: Seorang wisatawan berinisial SY (37), warga Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah, meninggal dunia secara mendadak di kawasan Pantai Sanglen,...

Sepeda Motor Tergeletak di Lapangan Patuk, Warga Temukan Pria Meninggal di Bawahnya

Pria Ditemukan Meninggal di Lapangan Dodiklatpur Patuk Gunungkidul, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

by Hendrawan
17 August 2026
0

Highlight Berita Pria Ditemukan Meninggal di Lapangan Dodiklatpur Patuk Gunungkidul, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan: Seorang pria bernama Paryono (54), warga...

Cegah Balap Liar, Satlantas Polresta Bulungan Gelar Patroli Malam Hari

Satlantas Polresta Bulungan Intensifkan Patroli Malam untuk Cegah Balap Liar

by Ari Wibowo muhammad
16 August 2026
0

Headline.co.id, Bulungan ~ TANJUNG SELOR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bulungan mengintensifkan patroli malam hari dengan menggelar Blue Light...

Monas hingga Sudirman Thamrin Bakal Padat Saat HUT RI, Polda Metro Jaya Siapkan Puluhan Kantong Parkir

Polda Metro Jaya Siapkan Kantong Parkir untuk Antisipasi Kepadatan HUT RI di Monas dan Sudirman-Thamrin

by Ari Wibowo muhammad
16 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026, Polda Metro Jaya memprediksi...

Geger di Jembatan Winong Kotagede, Pemotor Tabrak Pagar lalu Jatuh ke Sungai

Pemotor Tabrak Pagar Jembatan di Kotagede Yogyakarta, Terjatuh ke Sungai dan Dilarikan ke RS

by Hendrawan
16 August 2026
0

Highlight Berita Pemotor Tabrak Pagar Jembatan di Kotagede Yogyakarta, Terjatuh ke Sungai dan Dilarikan ke RS: Kecelakaan lalu lintas tunggal...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Ilustrasi Bantuan Beras Pemerintah

Syarat dan Cara Mendaftar Melalui Aplikasi Cek Bansos Beras 10 KG

9 June 2024
Indonesia Raih Posisi Kedua di ASEAN Para Games 2025

Indonesia Raih Posisi Kedua di ASEAN Para Games 2025

26 January 2026
PUPR Bener Meriah Lakukan Normalisasi Sungai di Lampahan

PUPR Bener Meriah Lakukan Normalisasi Sungai di Lampahan

30 December 2025
Jannik Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon 2026 Usai Kalahkan Zverev

Jannik Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon 2026 Usai Kalahkan Zverev

13 July 2026
Perampokan Mengerikan: Sebuah Ancaman yang Mengintai di Dekat

Perampokan Mengerikan di Ambang Pintu

12 September 2024
Belgia Berjuang Keras untuk Hindari Kekalahan dari Mesir

Belgia Berjuang Keras untuk Hindari Kekalahan dari Mesir

17 June 2026
Wamenkomdigi Soroti Pentingnya Perlindungan Data di Era AI

Wamenkomdigi Soroti Pentingnya Perlindungan Data di Era AI

4 March 2026

Artikel Terbaru

HUT RI ke-81, Menag Serukan Solidaritas untuk Korban Gempa

Menag Nasaruddin Umar Serukan Solidaritas untuk Korban Gempa pada HUT RI ke-81

17 August 2026
Lens Juarai Trophee des Champions usai Tumbangkan Raksasa PSG

Lens Raih Gelar Trophee des Champions Setelah Kalahkan PSG

17 August 2026
: Polri siapkan 260 personel untuk memperkuat penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemberangkatan personel tahap awal diawali apel gelar pasukan di Terminal Cargo, Bandara Soekarno-Hatta, pada Sabtu (15/8/2026). (Dok. Divhumas Polri).

Polri Kerahkan Ratusan Personel untuk Penanganan Gempa di NTT

17 August 2026
Peringati HUT ke-81 RI, UGM Teguhkan Semangat Merakyat, Mandiri, dan Berkelanjutan

UGM Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Merakyat dan Berkelanjutan

17 August 2026
Pawai Monas-Bundaran HI Warnai HUT ke-81 RI, Korlantas Polri Siagakan Rekayasa Lalu Lintas

Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pawai HUT ke-81 RI di Jakarta

17 August 2026
HUT Kemerdekaan, Menag: Kerukunan Modal Dasar Pembangunan

Menag Nasaruddin Umar: Kerukunan Umat Beragama Kunci Pembangunan di HUT RI ke-81

17 August 2026
Catat! Ini Sederet Hal Sederhana yang Perlu Dilakukan Sebelum Pesawat Lepas Landas

Langkah Penting Sebelum Pesawat Lepas Landas yang Perlu Diketahui

17 August 2026

Popular Story

Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City Berlabu ke Arab Saudi
Olahraga

Tijjani Reijnders Resmi Gabung Klub Arab Saudi Setelah Tinggalkan Manchester City

by masfajar
14 August 2026
0

Headline.co.id, Tijjani Reijnders ~ gelandang berbakat asal Belanda, telah resmi meninggalkan Manchester...

Read moreDetails

Pesta Rakyat HUT ke-81 RI Dorong Pemberdayaan 1.200 UMKM

Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Pelatihan Baris-Berbaris dan Evaluasi Lalu Lintas

Menteri Pertanian Resmikan Ekspor Beras dari Rumah, Efisiensi Anggaran untuk Petani

BKR Sedap Malam Sleman Siap Harumkan DIY di GenRe Award 2026

Ivan Ortola Cetak Rekor Baru di Kualifikasi Moto2 Sachsenring

Pemerintah Prioritaskan Eliminasi TBC, Wamenkes Tegaskan Komitmen

Program MBG Tingkatkan Semangat Belajar Anak-Anak di Papua Selatan

Persiapan Paskibraka dan Perangkat Upacara di Riau Sambut HUT ke-81 RI

Bupati Pulang Pisau Kunjungi Veteran Pejuang Kemerdekaan RI

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.