Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan anak melalui dukungan terhadap Gerakan Nasional #RuangAmanNyamanAnak (Gernas RANA). Gerakan ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan diluncurkan dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Tujuan utama dari Gernas RANA adalah memastikan setiap anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, sehat, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Gernas RANA merupakan upaya kolaboratif lintas kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menekankan pentingnya menghadirkan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak Indonesia. “Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Pratikno dalam peluncuran gerakan tersebut.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyatakan bahwa Kemen PPPA siap bersinergi dan menjadi salah satu penggerak utama dalam pelaksanaan Gernas RANA. “Gerakan ini adalah fondasi penting yang harus terus diperkuat agar keluarga dapat berfungsi sebagai ruang pertama yang aman dan nyaman bagi anak,” kata Arifah.
Kemen PPPA juga berfokus pada perlindungan anak di ruang digital dengan mengembangkan kebijakan dan regulasi yang memastikan anak-anak dapat menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab. Selain itu, berbagai program dan layanan seperti Layanan SAPA 129, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), dan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dioptimalkan untuk mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Dalam forum peluncuran, diserahkan pula Keputusan Menteri Koordinator tentang Satuan Tugas Penguatan Tata Kelola Layanan Pengasuhan Sementara kepada Kemen PPPA dan sejumlah kementerian/lembaga terkait. Kegiatan ini diakhiri dengan kunjungan ke stan edukatif yang menampilkan permainan pembentukan karakter, kelas pengasuhan, layanan konseling kesehatan mental, serta penampilan monolog dari Forum Anak DKI Jakarta.
Melalui Gernas RANA, pemerintah berharap dapat memperkuat sinergi seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang ramah anak, sehingga setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal menuju Generasi Emas 2045.





















