Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Provinsi Riau pada Sabtu (20/6/2026) di GOR Tribuana, Kota Pekanbaru, menjadi simbol kuatnya persaudaraan masyarakat Minangkabau dan Melayu. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang menegaskan pentingnya hubungan historis dan sosial Riau dan Sumatera Barat.
Syahrial Abdi menyatakan bahwa hubungan kedua daerah ini tidak hanya sekadar bertetangga, tetapi juga telah terjalin melalui sejarah panjang, budaya, pendidikan, perdagangan, dan hubungan kekeluargaan. “Kehadiran masyarakat Minang di Riau memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Pekanbaru dikenal sebagai salah satu pusat perantauan terbesar bagi masyarakat Minangkabau di Indonesia. Hal ini, menurut Syahrial, mencerminkan kuatnya hubungan historis dan sosial yang telah terbangun kedua daerah. “Pelantikan pengurus IKM memiliki makna lebih luas dibandingkan agenda organisasi semata, menjadi simbol persaudaraan yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat Riau,” tambahnya.
Komitmen IKM dalam Pembangunan Daerah
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IKM, Andre Rosiade, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Andre juga mengungkapkan rencana dukungan terhadap penataan wajah Kota Pekanbaru, salah satunya melalui pembangunan videotron berukuran besar di kawasan strategis kota.
Andre Rosiade menekankan bahwa IKM akan terus berupaya menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami berkomitmen untuk mendukung pembangunan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan pengurus IKM Provinsi Riau diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan persaudaraan masyarakat Minangkabau dan Melayu serta mendorong kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.




















