Headline.co.id, Sorong ~ Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, melalui Dinas Perhubungan, bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong, telah menyelenggarakan Diklat Keterampilan Pelaut bagi 70 putra-putri Orang Asli Papua (OAP). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor maritim, dan resmi ditutup oleh Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Viktor Fransiskus Solossa, pada Sabtu (20/6/2026).
Viktor menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam mendukung sektor maritim yang memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi Papua Barat Daya. “Melalui program diklat ini, kami berupaya mempersiapkan putra-putri asli Papua agar memiliki kompetensi, keterampilan, dan sertifikasi yang dibutuhkan dunia kerja,” ujarnya.
Program ini dirancang untuk membuka peluang kerja yang lebih luas di sektor pelayaran dan industri maritim nasional. Materi pelatihan mencakup Basic Safety Training (BST), Security Awareness Training (SAT), dan Advanced Fire Fighting (AFF), yang merupakan standar kompetensi dalam dunia pelayaran internasional. Selain teori dan praktik, peserta juga menjalani pembinaan karakter dan kedisiplinan di Asrama Politeknik Pelayaran Sorong.
Kolaborasi Strategis untuk SDM Maritim
Direktur Politeknik Pelayaran Sorong, Capt. Dodik Widarbowo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan tenaga kerja maritim yang kompeten. “Saya harap dari pelatihan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis terkait keselamatan dan keamanan di atas kapal,” ujar Dodik.
Komitmen Berkelanjutan Pemerintah Daerah
Kerja sama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Politeknik Pelayaran Sorong diharapkan menjadi program berkelanjutan dalam mencetak sumber daya manusia maritim yang unggul. Dengan penguatan kompetensi dan sertifikasi sesuai standar industri, peserta diharapkan mampu memanfaatkan peluang kerja di sektor pelayaran nasional maupun internasional.
Program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi maritim Papua Barat Daya sebagai wilayah kepulauan yang strategis dalam konektivitas dan pembangunan ekonomi kawasan timur Indonesia.





















