Highlight Berita Kebakaran Habit Pool & Lounge Sleman:
- Seorang siswi kelas 6 SD berusia 12 tahun di Desa Sidowayah, Polanharjo, Klaten, nekat mengejar pencuri yang membawa kabur sepeda motor milik ayahnya.
- Peristiwa pencurian terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB di depan rumah korban saat motor diparkir dengan kunci masih menempel.
- Dua pria tak dikenal yang berboncengan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan dan langsung membawa kabur motor Honda Beat milik korban.
- Menyadari motor ayahnya dicuri, bocah tersebut spontan mengejar pelaku, menarik bagian belakang motor, bahkan sempat naik ke jok belakang kendaraan yang dikendarai pencuri.
- Dalam upaya menghentikan pelaku, korban berteriak meminta pertolongan warga sambil bertahan di atas motor yang melaju.
- Aksi heroik itu berujung nahas. Korban terseret hingga sekitar 1 kilometer dan mengalami luka lecet, meski kondisinya dilaporkan selamat.
- Pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa satu unit Honda Beat bernomor polisi AD-5672-DHC beserta STNK yang tersimpan di dalam jok motor.
- Kerugian akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
- Polres Klaten telah melakukan pemeriksaan lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku.
Headline.co.id, Sleman ~ Kebakaran melanda Habit Pool & Lounge yang berada di Jalan Magelang Km 7, Sendangadi, Mlati, Sleman, Sabtu (20/6/2026) dini hari. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.30 WIB setelah seorang warga melaporkan adanya kobaran api di lokasi usaha tersebut. Api dengan cepat membakar bagian atap bangunan hingga menimbulkan asap tebal di dalam area usaha. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp5 miliar.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Sleman IPTU Argo Anggoro, S.H., kepada Headline.co.id. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian bersama instansi terkait.
Menurut keterangan saksi pertama berinisial A.N. (34), seorang karyawan yang tinggal di mess Habit Pool & Lounge, ia langsung menuju lokasi setelah mendapat informasi dari warga mengenai adanya kebakaran.
“Saat dilakukan pengecekan, bagian atap bangunan sudah terbakar dan api terlihat cukup besar, sedangkan bagian dalam bangunan dipenuhi asap,” terang IPTU Argo Anggoro mengutip keterangan saksi.
Sementara itu, saksi kedua berinisial D.A.S. (37), karyawan asal Boyolali, menjelaskan bahwa sebelum tempat usaha ditutup sekitar pukul 02.30 WIB, seluruh area telah dibersihkan sesuai prosedur operasional.
“Dari keterangan saksi, seluruh peralatan kelistrikan di area bar telah dimatikan sebelum tutup, kecuali freezer yang memang tetap menyala,” ujar IPTU Argo Anggoro.
Setelah kebakaran diketahui, petugas Pemadam Kebakaran segera dikerahkan ke lokasi. Sebanyak empat unit armada pemadam tiba sekitar 10 menit kemudian dan berhasil mengendalikan serta memadamkan api pada pukul 05.47 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan cukup besar pada bangunan dan fasilitas usaha. Pemilik usaha berinisial H.P. (32), warga Banguntapan, Bantul, berencana melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses pemeriksaan lanjutan.
Pemeriksaan mendalam juga akan dilakukan guna memastikan sumber dan penyebab kebakaran. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah menghadirkan tim laboratorium forensik untuk melakukan analisis teknis di lokasi kejadian.
“Saat ini Polsek Mlati bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran,” kata IPTU Argo Anggoro.
Kepolisian juga mengingatkan para pemilik usaha dan masyarakat agar secara berkala memeriksa kondisi instalasi listrik serta memastikan penggunaan peralatan elektronik sesuai standar keselamatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.
Selain itu, masyarakat diminta tidak memasuki area bangunan yang terdampak kebakaran sebelum dinyatakan aman oleh petugas. Imbauan tersebut diberikan karena masih terdapat potensi bahaya berupa runtuhnya bagian bangunan yang mengalami kerusakan akibat terbakar.
Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan masih berlangsung dan penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan oleh pihak berwenang.





















