Headline.co.id, Langgur ~ Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI dari Kabupaten Maluku Tenggara yang akan berkompetisi dalam MTQ Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026. Acara pelepasan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Rabu (17/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Thaher menekankan pentingnya menjaga adab, disiplin, dan nama baik daerah selama mengikuti ajang keagamaan tersebut. Ia mengingatkan bahwa para peserta tidak hanya mewakili Kabupaten Maluku Tenggara, tetapi juga membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap sikap dan tindakan mereka.
“Kalian bukan hanya membawa nama Kabupaten Maluku Tenggara. Kalian membawa nilai, membawa adab, dan membawa akhlak. Berangkatlah dengan niat ibadah, bertandinglah dengan sportivitas, dan pulanglah membawa kebanggaan bagi Maluku Tenggara,” ujarnya.
Bupati Thaher menegaskan bahwa keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak semata-mata ditentukan oleh capaian prestasi. Sikap, integritas, dan etika selama mengikuti perlombaan juga menjadi bagian penting yang harus dijaga oleh seluruh anggota kafilah. Menurutnya, menang maupun kalah merupakan hal yang wajar dalam setiap perlombaan. Namun, menjaga nama baik daerah dan menunjukkan akhlakul karimah merupakan tanggung jawab yang harus dipegang setiap peserta.
“Jangan biarkan Al-Qur’an hanya berhenti di bibir, tetapi hadir dalam sikap, disiplin, dan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta para pelatih dan pendamping untuk memberikan pembinaan serta pendampingan maksimal kepada peserta selama mengikuti MTQ. “Saya titip anak-anak ini kepada para pelatih dan pendamping. Bimbing mereka dengan hati, arahkan dengan bijaksana, dan pastikan mereka selalu dalam keadaan baik. Mereka harus kembali dengan selamat dan utuh kepada orang tua masing-masing,” katanya.
Thaher turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan dan doa kepada putra-putri terbaik daerah yang akan berlaga pada MTQ tingkat provinsi. Ia optimistis kontingen Maluku Tenggara mampu meningkatkan capaian prestasi dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Pada MTQ sebelumnya, Kabupaten Maluku Tenggara menempati peringkat ketiga tingkat provinsi.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa tujuan utama keikutsertaan dalam MTQ adalah membentuk generasi Qurani yang memiliki ilmu pengetahuan, pengalaman, dan akhlak mulia sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. “Harapan saya, anak-anak kita tidak hanya pulang membawa prestasi, tetapi juga membawa ilmu, pengalaman, dan kemuliaan akhlak yang akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” tutupnya.





















