Headline.co.id, Banda Aceh ~ Kabar duka kembali datang dari jemaah haji Aceh di Tanah Suci. Razali Mahmud Ben, seorang jemaah asal Kota Langsa yang tergabung dalam Kloter 4, meninggal dunia di Al Haram Hospital, Arab Saudi, pada Senin (15/6/2026) waktu Arab Saudi (WAS). Dengan wafatnya Razali, jumlah jemaah haji Aceh yang meninggal selama pelaksanaan ibadah haji 2026 bertambah menjadi 10 orang.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, menyatakan bahwa almarhum direncanakan akan dimakamkan di Pemakaman Jannatul Baqi. “Kami turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji Aceh di Tanah Suci,” kata Arijal, Selasa (16/6/2026).
Menurut laporan medis, Razali meninggal akibat Acute Coronary Syndrome dan Chronic Ischemic Heart Disease. Selain itu, almarhum juga memiliki penyakit penyerta berupa gagal jantung kongestif, diabetes melitus tipe II, serta abses kelenjar ludah. Sebelumnya, jemaah Aceh yang terakhir dilaporkan meninggal adalah Muhammad Yusuf bin Nafi dari Kloter 8 asal Kabupaten Bireuen, yang wafat di Madinah pada Minggu (14/6) pukul 15.20 WAS.
Jemaah haji Aceh lainnya yang telah wafat di Tanah Suci lain Nurdin Ali (69) dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie, Mahdi Muhammad Sufi (60) dari Kloter 2 asal Kabupaten Aceh Besar, dan Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh (74) dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie. Selain itu, Sulasry Abdul Gani (74) dari Kloter 5 asal Kabupaten Bireuen, Aminah Ahmad (76) dan Siti Salmijah (83) dari Kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya, serta Maimunah Yusuf Ali (72) asal Kabupaten Aceh Tamiang dan Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Kabupaten Bireuen.
Arijal menjelaskan bahwa jemaah haji Aceh yang meninggal di Makkah dimakamkan di berbagai pemakaman di Arab Saudi, seperti Pemakaman Syariah dan Saraya Suhada Al Haram. Sementara itu, jemaah yang wafat di Madinah dimakamkan di Pemakaman Baqi. Hingga saat ini, masih ada 11 jemaah haji Aceh yang menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi dan terus mendapatkan pendampingan dari petugas haji.
PPIH Embarkasi Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para jemaah haji Aceh di Tanah Suci. “Kami memastikan pendampingan terhadap jemaah yang masih menjalani perawatan akan terus dilakukan guna memberikan pelayanan kesehatan yang optimal hingga seluruh rangkaian ibadah haji dan proses pemulangan jemaah selesai dilaksanakan,” ujar Arijal.





















