Headline.co.id, Pemerintah Kota Pekanbaru Bergerak Cepat Dalam Menangani Jembatan Yang Amblas Di Jalan Nelayan Ujung ~ Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai. Kerusakan pada bagian bibir jembatan tersebut mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas, sehingga mengganggu mobilitas masyarakat setempat. Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan bahwa tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah dikerahkan untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal di lokasi kejadian.
Agung menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan awal, bagian sisi bibir jembatan mengalami ambles dengan kedalaman lebih dari satu meter akibat pergerakan tanah yang memengaruhi konstruksi jembatan. Tim PUPR juga telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III untuk mempercepat proses perbaikan infrastruktur tersebut. “Kami sudah menurunkan tim untuk mengecek dan melakukan penanganan awal,” kata Agung, Minggu (14/6/2026).
Menurut Agung, tidak jauh dari lokasi jembatan terdapat pekerjaan pemancangan tiang sungai yang dilakukan oleh BWSS III. Aktivitas ini diduga berdampak pada bagian kaki atau konstruksi jembatan, sehingga menyebabkan badan jembatan mengalami amblas pada Sabtu (13/6/2026). Selain itu, informasi dari masyarakat setempat menyebutkan bahwa kerusakan juga diduga dipengaruhi oleh kendaraan berat berupa mobil crane bertonase besar yang melintasi jembatan tersebut.
Dari keterangan warga, setelah mobil crane melintas, struktur jembatan mulai mengalami pergeseran secara perlahan hingga akhirnya amblas. “Setelah mobil crane melintas, jembatan mulai bergeser dan akhirnya amblas,” ujar Agung. Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan bahwa penanganan akan dilakukan secepat mungkin, mengingat jalan tersebut merupakan akses yang banyak digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.





















