Highlight Berita Kecelakaan Ngaglik Sleman:
- Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan mobil Toyota Rush terjadi di Jalan Besi–Jangkang, Dusun Sembung, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
- Kendaraan yang dikemudikan H.A. (35) tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak beton pembatas parit di tepi jalan.
- Tiga orang mengalami luka-luka, termasuk dua anak berusia 7 dan 11 tahun yang menjadi penumpang kendaraan.
- Seluruh korban menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Panti Nugroho.
- Mobil mengalami kerusakan parah pada bagian depan kiri dan patah as roda dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.
- Satlantas Polresta Sleman telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.
- Polresta Sleman mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima serta selalu menjaga konsentrasi saat berkendara demi mencegah kecelakaan lalu lintas.
Headine.co.id, Sleman ~ Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sebuah mobil Toyota Rush terjadi di Jalan Besi–Jangkang, tepatnya di depan Toko Besi DM Jaya, Dusun Sembung, Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Panti Nugroho. Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan juga menimbulkan kerusakan cukup parah pada kendaraan dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp30 juta. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kasi Humas Polresta Sleman IPTU Argo Anggoro, S.H., menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Toyota Rush yang dikemudikan H.A. (35), warga Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang.
“Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan Toyota Rush yang dikemudikan oleh H.A. melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Sesaat sebelum kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri hingga membentur beton pembatas parit di tepi jalan sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal,” ujar IPTU Argo Anggoro dalam keterangannya kepada Headline.co.id.
Akibat benturan tersebut, pengemudi mengalami cedera pada lengan kiri dan langsung mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Panti Nugroho.
Selain pengemudi, dua penumpang yang berada di dalam kendaraan juga mengalami luka-luka. Korban berinisial I. (7), warga Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, mengalami memar pada pelipis kiri. Sementara itu, penumpang lainnya berinisial I. (11), warga Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, mengalami nyeri pada bagian dada. Kedua korban juga menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan mengalami kerusakan cukup serius pada bagian depan sebelah kiri. Bodi kendaraan tampak ringsek dan as roda mengalami patah akibat kerasnya benturan dengan beton pembatas parit.
“Kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada kendaraan berupa ringsek pada bodi depan sebelah kiri serta patahnya as roda. Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta,” kata IPTU Argo.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas Satlantas Polresta Sleman segera menuju lokasi untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, memeriksa kondisi korban, mengumpulkan alat bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mendukung proses penyelidikan.
Polresta Sleman mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengemudi diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima serta memeriksa kelayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
“Pengemudi juga diharapkan tetap berkonsentrasi saat berkendara, menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan, serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu fokus selama mengemudi. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkas IPTU Argo Anggoro.























