Headline.co.id, Tuapejat ~ Kontes surfing Bupati Cup diadakan sebagai ajang seleksi bagi peselancar lokal Mentawai untuk mengikuti kompetisi internasional QS6000 Mentawai Pro 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Katiet pada bulan Agustus mendatang. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai saat membuka Event Contest Surfing Bupati Cup Road to GS 6000 Mentawai Pro 2026 di kawasan Mapaddegat, Selasa (19/5/2026).
Sebanyak 40 peserta, terdiri dari peselancar putra dan putri asal Mentawai, berpartisipasi dalam kontes tersebut. Dari ajang ini, akan dipilih empat peselancar pria dan empat peselancar wanita yang berhak mendapatkan kesempatan tampil melalui wildcard atau tiket khusus pada kompetisi internasional QS6000 Mentawai Pro 2026.
“Kita dorong agar peselancar lokal ikut bertanding di kompetisi internasional melalui wildcard atau tiket khusus. Mereka nantinya akan bersaing langsung dengan para peselancar profesional dunia,” ujar Wakil Bupati.
Ia menegaskan bahwa Mentawai menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang akan menggelar kompetisi surfing internasional kategori Qualification Series (QS) 6000 pada tahun 2026. Menurutnya, ajang surfing ini tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.
“Event surfing ini bukan hanya olahraga, tetapi juga bagaimana memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui event pariwisata. Kami mengajak masyarakat datang dan membeli produk-produk UMKM lokal yang tersedia di arena kegiatan,” katanya.
Melalui kontes surfing tersebut, Kabupaten Kepulauan Mentawai menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah ajang surfing internasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. (Mc.Kepulauan Mentawai/Eyv)





















